SUMUT -Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan terlibat baku tembak dengan bandar narkoba yang membawa senjata api di Perumahan Surya Mas, Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Minggu (23/2/2025).
Kapolres Asahan, AKBP Afdhal Junaidi, mengungkapkan bahwa penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat yang melaporkan aktivitas mencurigakan seorang pria bernama Ali Muda Nasution. Ali diduga mengedarkan narkotika jenis sabu dalam jumlah besar.
"Berdasarkan informasi yang kami terima, Ali memiliki sabu dalam jumlah besar. Tim langsung melakukan penyelidikan dengan undercover buy untuk memastikan informasi tersebut," ujar AKBP Afdhal Junaidi.
Petugas yang menyamar kemudian menghubungi Ali untuk memesan 4 kg sabu seharga Rp920 juta. Ali pun menyanggupi transaksi tersebut dan sepakat bertemu di Perumahan Johor Permai, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai.
Setelah memastikan keberadaan narkotika, petugas segera bergerak dan berhasil menangkap Ali di lokasi tersebut. Dalam penggeledahan, ditemukan empat bungkus sabu di dalam tas di ruang tamu.
Dari hasil interogasi, Ali mengaku bahwa sabu tersebut milik Chandra alias Rudi, seorang bandar besar narkoba di Kisaran. Tim kemudian menuju rumah Chandra di Perumahan Surya Mas, Kisaran Timur. Namun, saat polisi tiba di lokasi, rumah tersebut dalam keadaan terkunci.
Dengan keyakinan bahwa Chandra berada di dalam rumah, petugas melakukan taktik untuk memancingnya keluar. Sekitar sore hari, Chandra terlihat keluar dari rumah dengan mengendarai sepeda motor Honda NMAX hitam.
Namun, saat akan ditangkap, Chandra malah mengeluarkan senjata api dari tasnya dan menembak polisi. Tim opsnal yang terlibat terpaksa berlindung dan memberikan tembakan peringatan. Meski diberi tembakan peringatan, Chandra tetap melarikan diri menuju arah Stadion Mutiara Kisaran dan berhasil lolos dari pengejaran.
Setelah baku tembak, polisi melanjutkan penggeledahan di rumah Chandra. Ditemukan seorang wanita bernama Lisa yang mengaku sebagai istri Chandra. Di kamar utama rumah tersebut, petugas menemukan enam bungkus sabu, sebuah senjata api jenis Baretta, serta ratusan butir amunisi kaliber 9 mm dan 7 mm.
Hasil penyelidikan mengungkap bahwa Ali sebelumnya telah menerima 10 kg sabu dari jaringan laut atas perintah Chandra. Sebagian dari barang tersebut telah diedarkan sebelum akhirnya Ali ditangkap.
Saat ini, polisi masih memburu Chandra yang melarikan diri setelah baku tembak tersebut. Tim kepolisian juga sedang menelusuri jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.
Polres Asahan terus berkomitmen untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah tersebut.