Dugaan Penyimpangan Proyek Rehab SLB Batu Bara Rp1,7 Miliar Dilaporkan ke Kejari
BATU BARA Dugaan penyimpangan dalam proyek rehabilitasi asrama SLB Negeri Batu Bara tahun anggaran 2024 senilai Rp1,7 miliar dilaporkan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN -Tokoh olahraga Karate asal Sumatera Utara, Zulkarnaen Purba, menegaskan bahwa Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara (Sumut) harus bebas dari intervensi pihak manapun.
Hal ini penting agar pemilihan ketua umum KONI Sumut dapat berjalan secara transparan dan sesuai dengan kepentingan pembinaan prestasi olahraga di daerah tersebut.
Dalam sebuah wawancara dengan awak media, Zulkarnaen mengungkapkan bahwa pencapaian Sumut sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 dengan meraih 79 medali emas, 59 perak, dan 116 perunggu, merupakan catatan manis yang patut dipertahankan.
Namun, ia mengingatkan bahwa Sumut harus segera mempersiapkan diri untuk menghadapi PON XXII yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun 2028. Untuk itu, KONI Sumut perlu mengatur prioritas cabang olahraga (cabor) yang akan dibina, terutama dengan anggaran yang terbatas.
Zulkarnaen Purba yang juga merupakan mantan Kepala Pelatih Nasional dan Kabid Binpres PB FORKI dua periode, menjelaskan pentingnya peran Ketua Umum KONI dalam peningkatan prestasi olahraga di Sumut.
Menurutnya, hanya dengan penetapan cabor prioritas yang berbasis pada prestasi dan target minimal seperti Olimpiade, Asian Games, dan Sea Games, sistem pembinaan olahraga di Sumut bisa dimaksimalkan.
"Dengan anggaran terbatas dari Pemprovsu, kita harus berani menetapkan cabor prioritas.
Anggaran harus mengikuti program, bukan sebaliknya," tambah Zulkarnaen yang juga pemegang sertifikat Pelatih Utama.
Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan bahwa Tim Penjaringan dan Penyaringan calon Ketua Umum KONI Sumut harus bekerja independen, tanpa adanya intervensi dari pihak luar.
"Apabila TPP ini tidak berani independen, lebih baik mundur," tegas Zulkarnaen.
Selain itu, Zulkarnaen juga mengingatkan pentingnya penghargaan terhadap atlet yang berprestasi pada PON XXI. Hingga saat ini, belum ada kepastian dari pemerintah daerah mengenai waktu penyerahan apresiasi kepada atlet.
"Para atlet ini adalah pejuang daerah yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan darah mereka untuk menjaga nama baik Sumatera Utara. Jangan sampai mereka merasa pengorbanannya tidak dihargai," ujarnya.
BATU BARA Dugaan penyimpangan dalam proyek rehabilitasi asrama SLB Negeri Batu Bara tahun anggaran 2024 senilai Rp1,7 miliar dilaporkan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan vonis terhadap tiga terdakwa dalam perkara dugaan korups
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Paskah 2026 kepada umat Kristiani di Indonesia. Ia mengajak
NASIONAL
JAKARTA PSSI menegaskan proses naturalisasi pemain diaspora yang memperkuat Timnas Indonesia telah dilakukan secara sah sesuai ketentuan
OLAHRAGA
JAKARTA Tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 diperkirakan masih tinggi di tengah ketidakpastian global. S
EKONOMI
TORAJA UTARA Perkelahian yang melibatkan aparat keamanan terjadi di sebuah tempat hiburan malam di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Sela
HUKUM DAN KRIMINAL
SOLO Presiden ke7 RI Joko Widodo menilai keputusan pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto untuk tidak menaikkan harga bahan
EKONOMI
JAKARTA Panglima TNI Agus Subiyanto menginstruksikan prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon untuk menghentikan selu
NASIONAL
JAKARTA Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi kemunculan fenomena iklim ekstrem yang disebut Godzilla El Nino mulai Apri
NASIONAL
TEHERAN Pemerintah Iran mendesak negaranegara Arab untuk mengusir pasukan Amerika Serikat dari pangkalan militer di kawasan Timur Tenga
INTERNASIONAL