Defisit APBN Membengkak ke Rp670 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Masih Aman
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 tetap berada dalam
EKONOMI
MEDAN -Tokoh olahraga Karate asal Sumatera Utara, Zulkarnaen Purba, menegaskan bahwa Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara (Sumut) harus bebas dari intervensi pihak manapun.
Hal ini penting agar pemilihan ketua umum KONI Sumut dapat berjalan secara transparan dan sesuai dengan kepentingan pembinaan prestasi olahraga di daerah tersebut.
Dalam sebuah wawancara dengan awak media, Zulkarnaen mengungkapkan bahwa pencapaian Sumut sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 dengan meraih 79 medali emas, 59 perak, dan 116 perunggu, merupakan catatan manis yang patut dipertahankan.
Namun, ia mengingatkan bahwa Sumut harus segera mempersiapkan diri untuk menghadapi PON XXII yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun 2028. Untuk itu, KONI Sumut perlu mengatur prioritas cabang olahraga (cabor) yang akan dibina, terutama dengan anggaran yang terbatas.
Zulkarnaen Purba yang juga merupakan mantan Kepala Pelatih Nasional dan Kabid Binpres PB FORKI dua periode, menjelaskan pentingnya peran Ketua Umum KONI dalam peningkatan prestasi olahraga di Sumut.
Menurutnya, hanya dengan penetapan cabor prioritas yang berbasis pada prestasi dan target minimal seperti Olimpiade, Asian Games, dan Sea Games, sistem pembinaan olahraga di Sumut bisa dimaksimalkan.
"Dengan anggaran terbatas dari Pemprovsu, kita harus berani menetapkan cabor prioritas.
Anggaran harus mengikuti program, bukan sebaliknya," tambah Zulkarnaen yang juga pemegang sertifikat Pelatih Utama.
Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan bahwa Tim Penjaringan dan Penyaringan calon Ketua Umum KONI Sumut harus bekerja independen, tanpa adanya intervensi dari pihak luar.
"Apabila TPP ini tidak berani independen, lebih baik mundur," tegas Zulkarnaen.
Selain itu, Zulkarnaen juga mengingatkan pentingnya penghargaan terhadap atlet yang berprestasi pada PON XXI. Hingga saat ini, belum ada kepastian dari pemerintah daerah mengenai waktu penyerahan apresiasi kepada atlet.
"Para atlet ini adalah pejuang daerah yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan darah mereka untuk menjaga nama baik Sumatera Utara. Jangan sampai mereka merasa pengorbanannya tidak dihargai," ujarnya.
Zulkarnaen mengajak semua pihak untuk menahan diri dan menyerahkan pemilihan Ketua Umum KONI Sumut kepada proses yang semestinya, demi kemajuan prestasi olahraga Sumatera Utara.
(tb/n14)
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 tetap berada dalam
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengajak masyarakat untuk membangun optimisme terhadap kondisi ekonomi nasional setelah S&
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan awal program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Keuanga
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memastikan tidak akan menaikkan tarif pajak dalam jangka menengah. Strategi yang dipilih justru memperkuat penerimaan
EKONOMI
JAKARTA Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan bahwa DPR tidak pernah menolak pembahasan Rancangan UndangUndang (RUU) Perampa
HUKUM DAN KRIMINAL
KUPANG Empat orang terlapor dalam kasus dugaan intimidasi terhadap almarhumah Dokter Eliza Princila Pakaenoni atau Dokter Icha menjalani
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Apple resmi membuka akses iOS 27 Public Beta bagi pengguna iPhone yang ingin lebih dulu mencoba berbagai fitur terbaru sebelum v
SAINS DAN TEKNOLOGI
WONOSOBO Nama seorang bayi lakilaki asal Dusun Prigi, Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, menjadi perha
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memberikan kebijakan baru untuk membantu pelaku usaha perikanan. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan pember
EKONOMI
JAKARTA Hubungan dan kerja sama antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali diperku
NASIONAL