RI-Malaysia Bentuk Satgas Percepatan Penempatan Pekerja Migran di Sarawak
JAKARTA Indonesia dan Malaysia resmi menyepakati pembentukan satuan tugas (task force) percepatan penempatan pekerja migran Indonesia (PM
EKONOMI
JAKARTA - Laga final Piala AFF U-23 2025 tinggal hitungan jam. Di tengah ketegangan dan harapan besar, penyerang muda Garuda Muda, Hokky Caraka, menyuarakan permintaan yang lahir bukan dari strategi atau taktik, melainkan dari dalam hati.
Permintaan itu ditujukan kepada satu kekuatan yang selama ini jadi nafas perjuangan mereka: suporter Indonesia.
Setelah melewati badai kritik dan kembali dielu-elukan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Hokky merasakan langsung bagaimana kekuatan dari tribun bisa mengubah tekanan menjadi dorongan. Suara gemuruh dan lautan Merah Putih di laga semifinal kemarin menjadi energi yang tak ternilai.
"Terus dukung kami supaya bisa angkat piala di Indonesia," ujar Hokky dalam sesi wawancara usai latihan tim, Senin (28/7).
Final melawan Vietnam bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah laga penuh sejarah dan emosi. Vietnam adalah lawan yang dua tahun lalu mengubur mimpi Indonesia di final Piala AFF U-23 2023 lewat adu penalti yang menyakitkan. Kini, Garuda Muda punya kesempatan emas untuk membalikkan sejarah.
Hokky tahu, ini bukan hanya soal adu strategi. Ini adalah pertarungan harga diri, dan kekuatan mental akan menjadi penentu. Maka ia mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memenuhi SUGBK pada Selasa, 29 Juli 2025, dan menjadikannya benteng yang tak tergoyahkan.
"Kami akan evaluasi tim kita dan kita lihat nanti," tambahnya, memberi sinyal bahwa timnas akan datang ke laga final dengan persiapan terbaik.
Pertandingan melawan Vietnam akan menjadi panggung perjuangan kolektif. Para pemain akan bertarung di lapangan, sementara para suporter berperan sebagai bahan bakar di tribun. Laga ini bisa menjadi momentum penebusan, pemersatu bangsa, dan penentu takdir trofi tetap di rumah.
Kini, panggilan sudah dikirimkan. Tinggal menanti jawaban dari seluruh rakyat Indonesia.*
JAKARTA Indonesia dan Malaysia resmi menyepakati pembentukan satuan tugas (task force) percepatan penempatan pekerja migran Indonesia (PM
EKONOMI
MEDAN Sidang gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PHM) dan Tanggung Jawab Mutlak (Strict Liability) yang diajukan Kementerian Lingkungan Hid
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Pemerintah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 100 ton beras untuk warga terdampak ba
NASIONAL
JAKARTA Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan iuran anggota Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) akan dialokasikan salah satunya
POLITIK
NIAS SELATAN Kasus dugaan korupsi Dana Dacil di Nias Selatan hingga kini masih berputarputar di meja penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari)
HUKUM DAN KRIMINAL
BADUNG Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai menindak tegas seorang warga negara Korea Selatan berinisial CHK (56) dengan melakuk
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui Regional Office (RO) Denpasar menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) 2025 sebagai forum s
EKONOMI
JAKARTA Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel, kembali menjadi sorotan setelah menyatakan siap dihukum mati
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Polda Sumatera Utara (Sumut) segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan kredit fiktif senilai Rp 30 miliar di Bank Mandiri cab
HUKUM DAN KRIMINAL
SOLO Sidang gugatan ijazah Presiden Joko Widodo, yang diajukan melalui mekanisme citizen lawsuit, kembali menjadi sorotan publik. Pekan
POLITIK