BOGOR- Dalam semangat memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Korps Brimob Polri, ratusan atlet dari berbagai daerah berkumpul di GOR Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.
Mereka bukan hanya datang untuk bersaing dalam olahraga panjat tebing, tetapi juga merayakan nilai-nilai ketangguhan, sportivitas, dan kebersamaan lewat ajang "Dankor Brimob Cup 2025 – Wall Climbing Championship".
Ajang yang berlangsung selama tiga hari, 11–13 November 2025, itu diikuti 279 peserta dari kalangan TNI-Polri, mahasiswa, komunitas panjat tebing, pelajar, hingga masyarakat umum.
Pembukaan dilakukan oleh Danpas Pelopor Brigjen Pol Gatot Mangkurat Putra P.J., S.I.K., mewakili Komandan Korps Brimob Polri.
Hadir pula Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), unsur Forkopimda Kabupaten Bogor, serta perwakilan komunitas olahraga.
"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa tinggi. Banyak atlet muda dan unsur TNI-Polri ikut berpartisipasi. Ini menandakan olahraga panjat tebing semakin diminati dan menjadi wadah mempererat persaudaraan," ujar Brigjen Gatot dalam sambutannya.
Tidak hanya memanjat dinding, kegiatan ini juga menyentuh sisi sosial masyarakat.
Korps Brimob menggandeng PMI untuk bakti sosial donor darah, serta membuka bazar UMKM lokal yang menampilkan produk-produk unggulan warga Bogor.
Langkah ini menjadi bentuk nyata kepedulian Brimob terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung pelaku usaha kecil agar dapat tumbuh dan dikenal lebih luas.
"Program ini bukan hanya soal kompetisi fisik, tapi tentang karakter dan solidaritas. Panjat tebing mengajarkan fokus, keberanian, dan keuletan — nilai-nilai yang sejalan dengan semangat Brimob," kata Brigjen Gatot.
Ketua Umum FPTI yang diwakili Dr. Muhammad Rijali Humarela, S.Si., M.S., menyebut kejuaraan ini sebagai simbol sinergi antara aparat keamanan dan komunitas olahraga.
"Dankor Brimob Cup menjadi bukti bahwa Brimob bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga membangun generasi muda yang tangguh dan berprestasi. Kami berharap ajang ini melahirkan atlet nasional baru sekaligus memperkuat semangat nasionalisme," ujarnya.
Memasuki usia ke-80 tahun, Korps Brimob Polri menegaskan perannya tidak hanya di lapangan penegakan hukum, tetapi juga dalam pembinaan karakter bangsa.
Melalui olahraga ekstrem seperti panjat tebing, Brimob ingin menularkan semangat pantang menyerah, disiplin, dan solidaritas yang menjadi ciri khas pasukannya.
Momentum HUT kali ini menjadi pengingat bahwa Brimob terus berbakti, berprestasi, dan mengabdi "Untuk Nusa dan Bangsa." *