Emas pertama malam ini datang dari cabang olahraga dayung melalui duet Rendi Setia Maulana dan Memo di nomor Men's Double Sculls, mengungguli Thailand dan Filipina.
Cabang olahraga pencak silat kembali memberikan kontribusi medali emas lewat M Zaki Zikrillah Prasong, Safira Dwi Meilani, dan Tito Hendra Septa Kurnia.
Tim panahan Indonesia juga meraih emas di nomor recurve putra dan putri, sementara Diananda Choirunisa dan Riau Ega Agata Salsabilla berhasil menjuarai kategori individu.
Prestasi lainnya datang dari cabang gulat, di mana Muhammad Aliansyah menyumbang emas setelah mengalahkan atlet Vietnam di nomor Men's Greco-Roman 67kg.
Emas ke-72 dipersembahkan tim equestrian Indonesia di nomor Team Jumping yang diperkuat Brayen Brata Coolen, Raymen Kaunang, Dirga Wira R. Sahputra, dan Arserl Rizki Brayudha.
Dengan raihan ini, Indonesia semakin meninggalkan Vietnam yang berada di posisi ketiga dengan 64 emas, 68 perak, dan 94 perunggu.
Puncak klasemen masih dikuasai tuan rumah Thailand dengan koleksi 186 emas, 119 perak, dan 79 perunggu.
Perolehan medali ini sekaligus menegaskan konsistensi Indonesia sebagai salah satu kekuatan olahraga di SEA Games, sekaligus mendekatkan target medali yang telah ditetapkan untuk kontingen Merah Putih.*
(dw/dh)
Editor
: Adelia Syafitri
Update SEA Games 2025: Indonesia Dekati Target Medali, Posisi Kedua di Klasemen