BREAKING NEWS
Selasa, 13 Januari 2026

Bidik Emas ASEAN Para Games 2026, Riadi Saputra Siap Pertahankan Dominasi Lempar Cakram

Adam - Minggu, 04 Januari 2026 15:07 WIB
Bidik Emas ASEAN Para Games 2026, Riadi Saputra Siap Pertahankan Dominasi Lempar Cakram
Atlet andalan NPCI Sumatera Utara, Riadi Saputra,( Tengah) semakin optimis menyambut ajang ASEAN Para Games Thailand 2026. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Atlet andalan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sumatera Utara, Riadi Saputra, semakin optimis menyambut ajang ASEAN Para Games Thailand 2026.

Sebagai juara bertahan di nomor lempar cakram, Riadi bertekad mempertahankan medali emas yang diraihnya pada edisi sebelumnya di Kamboja, dan bahkan berambisi untuk melampaui capaian tersebut.

Pada ASEAN Para Games 2023, Riadi Saputra menorehkan prestasi luar biasa dengan mencatatkan lemparan sejauh 33,5 meter, yang membawa dirinya meraih medali emas.

Baca Juga:

Kini, menjelang perhelatan ASEAN Para Games Thailand 2026, Riadi merasa sudah berada dalam kondisi yang sangat siap, baik dari segi fisik, teknik, dan mental.

"Persiapan menuju ASEAN Para Games 2026, insya Allah sudah siap 99 persen. Fisik, teknik, dan mental semua sudah matang. Sekarang tinggal menjaga kondisi agar tetap maksimal saat pertandingan," ujar Riadi, Minggu (4/1/2026).

Sebagai bagian dari persiapan, Riadi terus mengasah kemampuannya dalam latihan intensif.

Menurutnya, hasil latihan terbaru menunjukkan progres positif, dengan lemparan yang sudah mencapai jarak 35 meter, lebih jauh dari lemparannya di Kamboja.

Ia menargetkan dapat mencatatkan lemparan minimal 36 meter di Thailand dan memecahkan rekor pribadinya.

"Target saya tetap mempertahankan emas, tapi kalau bisa melampaui rekor sendiri. Di Kamboja, saya dapat medali emas dengan lemparan 33,5 meter, dan saya ingin melampaui itu di Thailand nanti," ungkap Riadi.

Riadi juga menyadari bahwa meski statusnya sebagai juara bertahan, tekanan tidak menjadi beban mental baginya.

Sebaliknya, ia justru menantang dirinya untuk tampil lebih baik lagi.

"Yang penting, saya tidak ingin hasilnya di bawah yang kemarin. Saya harus lebih baik dan lebih kuat dari sebelumnya," tambahnya.

Peta persaingan untuk nomor lempar cakram diperkirakan akan tetap ketat, dengan Vietnam menjadi salah satu pesaing terberat.

Meskipun di ASEAN Para Games 2023, atlet Vietnam hanya finis di posisi kedua dengan lemparan 28 meter, Riadi mengingatkan bahwa mereka tetap patut diwaspadai, apalagi tuan rumah sering kali menghadirkan atlet baru yang mengejutkan.

Riadi, yang juga sukses meraih medali emas di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas), menganggap persaingan semakin ketat.

Namun, ia tetap percaya diri dengan latihan yang telah dijalaninya. Selain itu, kesiapan mental menjadi faktor krusial yang ia tekankan untuk sukses di arena kompetisi.

"Selain fisik dan teknik, mental juga sangat penting. Saya sudah siap secara mental untuk menghadapi persaingan yang ketat nanti," kata Riadi.

Menjelang hari H, Riadi menegaskan bahwa doa dan dukungan masyarakat akan menjadi bagian penting dalam perjuangannya.

Dengan pengalaman bertanding yang matang, ia berharap bisa kembali mengukir prestasi terbaik bagi Indonesia dan mengharumkan nama Sumatera Utara di tingkat internasional.

"Harapan saya, fisik tetap sehat, teknik sudah siap, tinggal menjaga mental dan kondisi. Semua perjuangan ini saya jalani dengan doa dan harapan besar," tutup Riadi.*

(tm/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Gencatan Senjata Thailand-Kamboja Hanya Dua Hari, Drone Kamboja Jadi Pemicu
Setelah Puluhan Tewas, Thailand dan Kamboja Sepakati Gencatan Senjata Akhiri Bentrokan Perbatasan
Bareskrim Polri Periksa 9 WNI Usai Dipulangkan dari Kamboja karena Online Scam
BNN Ungkap Dewi Astutik sebagai Rekruter Utama Jaringan Narkotika Asia-Afrika dan DPO Korea Selatan
Buron Interpol Sabu Rp 5 Triliun, Dewi Astutik Ditangkap di Kamboja oleh Tim Gabungan
PSMS Medan Bantah Gelar Seleksi Pemain Usai Remaja Diduga Jadi Korban TPPO ke Kamboja
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru