BREAKING NEWS
Kamis, 06 Agustus 2026

Prabowo: Pencak Silat Bukan Sekadar Olahraga, Tapi Panggilan Anak Bangsa

Raman Krisna - Sabtu, 11 April 2026 14:43 WIB
Prabowo: Pencak Silat Bukan Sekadar Olahraga, Tapi Panggilan Anak Bangsa
Presiden Prabowo Subianto membuka Musyawarah Nasional (Munas) ke-XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu, 11 April 2026. (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto membuka Musyawarah Nasional (Munas) ke-XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu, 11 April 2026.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyebut pencak silat bukan sekadar olahraga, melainkan bagian dari jati diri bangsa dan sebuah "panggilan".

Prabowo mengatakan kecintaannya terhadap pencak silat telah tumbuh sejak kecil melalui lingkungan keluarga.

Baca Juga:

Ia menyebut kakeknya merupakan salah satu penggemar sekaligus pendiri perguruan pencak silat Setia Hati di Madiun sebelum masa kemerdekaan.

"Saya ingin sedikit bernostalgia, karena kakek saya salah satu penggemar dan pendiri perguruan pencak silat di Madiun, Setia Hati, itu sebelum kemerdekaan," kata Prabowo dalam sambutannya.

Ia menuturkan, kakeknya tetap berlatih pencak silat hingga usia lanjut, termasuk latihan pernapasan.

Sementara itu, orang tuanya juga pernah menjadi bagian dari pembina di Pengurus Besar IPSI.

"Beliau latihan sampai usia lanjut di ruangan beliau, pernapasan dan sebagainya. Orang tua saya juga salah satu pembina PB IPSI cukup lama," ujarnya.

Prabowo menilai pengalaman tersebut membuat pencak silat menjadi bagian penting dalam kehidupannya sebagai anak bangsa.

"Sehingga bagi saya, pencak silat adalah suatu panggilan sebagai anak bangsa," kata dia.

Ia juga menceritakan pengalamannya saat menempuh pendidikan di Akademi Militer, di mana berbagai cabang bela diri menjadi bagian dari kurikulum wajib, seperti judo, tinju, anggar, hingga pencak silat.

"Waktu saya masuk Akademi Militer, kita diwajibkan belajar berbagai bela diri. Judo wajib, tinju wajib, pencak silat juga diajarkan," ujarnya.

Pengalaman tersebut berlanjut saat ia bertugas di satuan elite TNI. Prabowo menyebut pencak silat, termasuk aliran Merpati Putih, menjadi bagian dari pelatihan prajurit saat itu.

"Waktu di Pasukan Khusus, kita juga diwajibkan belajar pencak silat. Dulu ada pembinaan dari Jenderal Moeng Parhadimulyo, dan kami belajar Merpati Putih," katanya.

Prabowo menegaskan pencak silat memiliki nilai lebih dari sekadar olahraga, melainkan juga membentuk karakter dan jati diri bangsa Indonesia.

"Jadi bisa dikatakan bahwa pencak silat itu bagian dari panggilan," ujar Prabowo.*


(d/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Mundur dari Ketua Umum PB IPSI Setelah 34 Tahun Mengabdi: Tidak Akan Lanjut Lagi
Konflik Israel-Lebanon Memanas! 1.953 Warga Dilaporkan Tewas Sejak Awal Maret
Kejati Sita Dokumen Usai Penggeledahan di Kementerian PU, Istana Buka Suara
Seskab Teddy Singgung “Inflasi Pengamat”: Faktanya 96 Juta Warga Percaya Presiden Prabowo
Ikhtiar Prabowo dan Harapan di Tengah Jeda Perang AS-Israel Vs Iran
Porwasu 2026 Resmi Dibuka, Ratusan Wartawan se-Sumut Berebut Piala Gubernur: Ini Cabang yang Dipertandingkan!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru