Program Tiga Juta Rumah Dikebut, Bobby Nasution Minta Dukungan OJK Sumut
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumut untuk mempercepat pelaksa
PEMERINTAHAN
MEDAN – Sekolah penerbangan Sumatera Flight membantah adanya dugaan aksi penganiayaan terhadap salah satu mahasiswiyang ditemukan meninggal di asrama sekolah penerbangan di Jalan Jamin Ginting, Kota Medan. Kematian mendadak Ade pada 1 Oktober lalu membuat keluarga curiga, terutama setelah mereka menemukan adanya memar di lehernya yang diduga akibat cekikan.
Kuasa hukum Sumatera Flight Center, Hendra Manatar Sihaloho, menegaskan bahwa hasil penelusuran yang dilakukan pihaknya tidak menemukan indikasi penganiayaan. “Dia itu karena pusing-pusing. Keluarga juga sudah melapor ke Polda Sumut,” ujar Hendra saat dihubungi pada Minggu (27/10).
Hendra menyatakan bahwa pihak sekolah juga kaget mendengar kabar kematian Ade. Menurutnya, Ade sebelumnya pingsan di asrama, dan setelah itu dibawa ke Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (USU). Namun, saat tiba di rumah sakit, dokter menyatakan bahwa Ade sudah meninggal dan tidak sempat ditangani.
“Masalah medis belum sempat ditangani, jadi kami enggak berani mendahului keluarga untuk menanyakan penyebab kematian Ade. Seharusnya itu kewenangan keluarga,” lanjutnya.
Hendra menambahkan bahwa mereka menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang sedang berjalan. “Nanti kalau kita suruh cek, pasti solusinya autopsi. Kami lebih enak menunggu proses ekshumasi dan pemeriksaan agar semuanya terang benderang,” ujarnya.
Dugaan Kesehatan dan Penggunaan ObatDalam keterangannya, Hendra juga menyebut bahwa Ade kerap mengalami pusing dan mengkonsumsi obat, seperti Bodrex, ketika merasakan sakit kepala. Namun, dia mengingatkan bahwa informasi tersebut masih harus diverifikasi melalui penyelidikan pihak kepolisian.
“Teman almarhum juga cerita bahwa ketika sakit kepala, dia memang menggunakan obat. Tapi ini semua masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut,” jelasnya.
Keluarga Lapor ke Polda SumutKeluarga Ade merasa tidak puas dengan penjelasan tersebut, terutama karena adanya memar di leher Ade yang membuat mereka curiga. Akibatnya, mereka melaporkan kecurigaan tersebut ke Polda Sumut dengan nomor laporan LP STTLP/B/1507/X/2024/SPKT/Polda Sumut.
Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP Sonny Siregar, menyatakan bahwa pihaknya akan segera mengecek laporan yang masuk. “Segera kami cek,” kata Sonny saat dikonfirmasi mengenai laporan dari keluarga Ade.
Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, dan keluarga Ade berharap agar penyebab kematiannya dapat terungkap dengan jelas. Sementara itu, pihak Sumatera Flight berkomitmen untuk kooperatif dalam proses hukum yang berjalan dan menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.
Masyarakat kini menunggu kepastian mengenai kasus ini, sembari berharap agar semua fakta terungkap dan keadilan dapat ditegakkan.
(N/014)
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumut untuk mempercepat pelaksa
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan komitmennya memperkuat efektivitas pengelolaan pengaduan pelayanan publik sebagai ba
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan melalui Sistem Akuntabilitas Kinerja In
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi peluncuran film Samudera yang seluruh proses produksinya melibatkan talenta
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ribuan alat berat dari berbagai instansi dikerahkan untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Ac
NASIONAL
JAKARTA PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) turut ambil bagian dalam ajang bergengsi Indonesia Critical Minerals Conference (ICMC) 20
EKONOMI
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menerima kunjungan silaturahmi jajaran pimpinan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) A
PEMERINTAHAN
MEDAN Timnas Australia U19 mencatat kemenangan telak 100 atas Filipina pada laga Grup C Piala AFF U19 2026 di Stadion Madya Sumatera
OLAHRAGA
MEDAN Wakil Ketua Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Kota Medan bersama warga di kawasan perbatasan MedanDeli Serdang menyampaikan kri
NASIONAL
BINJAI Munculnya dugaan korupsi yang menyeret mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) terkait pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis
HUKUM DAN KRIMINAL