Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Ia menilai kompetisi Indonesia memiliki banyak klub kuat seperti Persib Bandung, Borneo FC, dan Bali United.
Namun, diskusi dengan manajemen Persija membuatnya tertarik menerima tantangan baru di level klub.
"Saya ingin meraih prestasi bersama Persija, membangun sistem yang lebih baik, dan ikut membantu perkembangan sepak bola Indonesia," ujarnya.
Penunjukan Shin Tae-yong juga diikuti ambisi besar Persija untuk kembali bersaing dalam perebutan gelar juara.
Berdasarkan laporan yang beredar, manajemen klub disebut menyiapkan investasi hingga 30 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 543 miliar untuk memperkuat skuad.
Dana tersebut direncanakan digunakan untuk mendatangkan sejumlah pemain berkualitas, termasuk pemain Timnas Indonesia yang pernah bekerja sama dengan Shin selama menangani skuad Garuda.
Dengan dukungan finansial yang besar, Persija berharap dapat membangun tim yang kompetitif dan mampu bersaing di papan atas Super League musim mendatang.
Shin Tae-yong lahir di Yeongdeok, Provinsi Gyeongsang Utara, Korea Selatan, pada 11 Oktober 1970.
Sebelum menjadi pelatih, ia dikenal sebagai salah satu pemain terbaik Korea Selatan dan menghabiskan sebagian besar karier profesionalnya bersama Seongnam FC.
Karier kepelatihannya mulai mencuri perhatian ketika membawa Seongnam menjuarai Liga Champions Asia 2010.
Ia kemudian dipercaya menangani berbagai kelompok usia Timnas Korea Selatan sebelum menjadi pelatih tim senior dan tampil di Piala Dunia 2018 Rusia.
Pada Januari 2020, Shin ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia menggantikan Simon McMenemy.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.