Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA – Persija Jakarta resmi menunjuk mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, sebagai pelatih kepala untuk menghadapi kompetisi Super League Indonesia musim 2026-2027.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta International Stadium (JIS), Senin, 8 Juni 2026.
Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, mengatakan penunjukan pelatih asal Korea Selatan itu merupakan hasil proses evaluasi dan pencarian panjang yang dilakukan manajemen klub.
Baca Juga:
Menurut Prapanca, Persija membutuhkan sosok pelatih yang memiliki pengalaman di level tertinggi, kepemimpinan kuat, serta mampu membangun budaya kompetitif yang berkelanjutan di dalam tim.
"Persija membutuhkan figur dengan pengalaman level tertinggi, memiliki kepemimpinan kuat, memahami tuntutan sepak bola modern, serta mampu membangun budaya kompetitif dan keberlanjutan," kata Prapanca.
Ia menilai rekam jejak Shin Tae-yong memenuhi kriteria tersebut.
Selama karier kepelatihannya, Shin pernah membawa Seongnam Ilhwa Chunma menjuarai Liga Champions Asia 2010 dan memimpin Tim Nasional Korea Selatan di Piala Dunia 2018.
"Semoga pilihan ini menjadi titik balik bagi masa depan Persija," ujar Prapanca.
Dalam kesempatan yang sama, Shin Tae-yong mengungkapkan alasan menerima tawaran Persija Jakarta.
Melalui penerjemahnya, Jeje, ia mengaku memiliki kedekatan dengan sepak bola Indonesia setelah lima tahun menangani Timnas Indonesia.
Menurut Shin, pengalaman tersebut membuatnya memahami atmosfer sepak bola nasional, termasuk dukungan suporter dan kualitas kompetisi domestik yang terus berkembang.
"Saya sudah lima tahun melatih Timnas Indonesia, sehingga sangat mengenal Jakarta, Stadion Gelora Bung Karno, dan Jakarta International Stadium. Persija adalah salah satu klub terbaik di Indonesia," kata Shin.
Ia menilai kompetisi Indonesia memiliki banyak klub kuat seperti Persib Bandung, Borneo FC, dan Bali United.
Namun, diskusi dengan manajemen Persija membuatnya tertarik menerima tantangan baru di level klub.
"Saya ingin meraih prestasi bersama Persija, membangun sistem yang lebih baik, dan ikut membantu perkembangan sepak bola Indonesia," ujarnya.
Penunjukan Shin Tae-yong juga diikuti ambisi besar Persija untuk kembali bersaing dalam perebutan gelar juara.
Berdasarkan laporan yang beredar, manajemen klub disebut menyiapkan investasi hingga 30 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 543 miliar untuk memperkuat skuad.
Dana tersebut direncanakan digunakan untuk mendatangkan sejumlah pemain berkualitas, termasuk pemain Timnas Indonesia yang pernah bekerja sama dengan Shin selama menangani skuad Garuda.
Dengan dukungan finansial yang besar, Persija berharap dapat membangun tim yang kompetitif dan mampu bersaing di papan atas Super League musim mendatang.
Shin Tae-yong lahir di Yeongdeok, Provinsi Gyeongsang Utara, Korea Selatan, pada 11 Oktober 1970.
Sebelum menjadi pelatih, ia dikenal sebagai salah satu pemain terbaik Korea Selatan dan menghabiskan sebagian besar karier profesionalnya bersama Seongnam FC.
Karier kepelatihannya mulai mencuri perhatian ketika membawa Seongnam menjuarai Liga Champions Asia 2010.
Ia kemudian dipercaya menangani berbagai kelompok usia Timnas Korea Selatan sebelum menjadi pelatih tim senior dan tampil di Piala Dunia 2018 Rusia.
Pada Januari 2020, Shin ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia menggantikan Simon McMenemy.
Selama lima tahun menangani skuad Garuda, ia dinilai berhasil meningkatkan daya saing tim nasional di berbagai kelompok umur dan level senior.
Setelah mengakhiri masa tugasnya bersama Timnas Indonesia pada Januari 2025, Shin sempat menjabat Direktur Sepak Bola Seongnam FC dan melatih klub Korea Selatan, Ulsan HD.
Kini, pelatih berlisensi AFC Pro itu memulai babak baru kariernya bersama Persija Jakarta dengan target mengembalikan Macan Kemayoran ke jalur juara.*
(tm/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.