BREAKING NEWS
Sabtu, 01 Agustus 2026

FIFA Batalkan Penjualan Saham Piala Dunia, Ini Dampaknya bagi PSSI dan Timnas Indonesia

Administrator - Sabtu, 01 Agustus 2026 09:28 WIB
FIFA Batalkan Penjualan Saham Piala Dunia, Ini Dampaknya bagi PSSI dan Timnas Indonesia
Erick Thohir bersama Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino di Paris. (foto: Dok. FIFA)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi membatalkan rencana penjualan saham Piala Dunia melalui proyek FIFA Forward Enterprise.

Keputusan tersebut diambil setelah mayoritas federasi anggota menyatakan penolakan terhadap usulan yang dinilai berpotensi mengubah arah pengelolaan kompetisi paling bergengsi di dunia itu.

Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan usulan tersebut tidak akan dilanjutkan karena memunculkan perbedaan pandangan yang cukup besar di antara negara anggota.

Baca Juga:

"Setelah mendengarkan dengan saksama semua pandangan, menjadi jelas bahwa proyek ini telah menimbulkan perpecahan yang, terlepas dari tingkat dukungannya, tidak lagi sejalan dengan tujuan yang ditetapkan sejak awal," kata Gianni Infantino, Sabtu (1/8/2026).

Ia menegaskan bahwa FIFA ingin tetap menjaga persatuan seluruh anggota.

"Tujuan kami selalu-dan akan selalu-adalah untuk mempersatukan dan meningkatkan. Oleh karena itu, usulan ini tidak akan dilanjutkan," lanjutnya.

Keputusan tersebut berdampak langsung pada seluruh federasi anggota, termasuk Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Sebelumnya, FIFA menawarkan paket pendanaan yang jauh lebih besar bagi federasi yang mendukung pembentukan FIFA Forward Enterprise.

Dalam skema yang sempat diajukan, setiap federasi pendukung berpeluang memperoleh pendanaan hingga 40 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp720 miliar untuk periode 2027–2030.

Dana tersebut terdiri dari bantuan FIFA Forward senilai 20 juta dolar AS ditambah bonus 20 juta dolar AS melalui program FIFA Fast Forward.

Nilai tersebut meningkat drastis dibandingkan bantuan pada periode 2023–2026 yang mencapai sekitar 8 juta dolar AS.

Sebelum muncul usulan penjualan saham Piala Dunia, FIFA hanya berencana memberikan bantuan sebesar 10 juta dolar AS untuk periode 2027–2030.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebelumnya menyatakan dukungannya terhadap rencana tersebut.

Menurut Erick, tambahan dana sangat dibutuhkan untuk melanjutkan transformasi sepak bola Indonesia yang sedang berjalan dalam beberapa tahun terakhir.

"Sepakbola Indonesia sudah berubah banyak dalam tiga tahun terakhir, semua berjalan lancar," ujar Erick Thohir kepada Sky.

Ia menilai peningkatan prestasi Timnas Indonesia membutuhkan dukungan pendanaan yang lebih besar agar proses pembinaan dan pengembangan sepak bola nasional dapat terus berlanjut.

"Ranking timnas sudah naik dari posisi ke-174 ke-118. Maka dibutuhkan uang untuk melanjutkan transformasi ini," sambung Erick.

Meski mendapat dukungan dari sejumlah federasi, usulan tersebut mendapat penolakan luas, terutama dari banyak anggota Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Persatuan Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA), serta Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF).

Kelompok yang menolak menilai penjualan saham Piala Dunia berpotensi membuka ruang terlalu besar bagi kepentingan investor dalam pengelolaan turnamen yang selama ini menjadi simbol sepak bola dunia.

Penolakan mayoritas anggota akhirnya membuat FIFA menghentikan pembahasan proyek FIFA Forward Enterprise.

Dengan keputusan itu, seluruh skema tambahan pendanaan yang sebelumnya dijanjikan otomatis batal diberlakukan.

Bagi PSSI, pembatalan tersebut berarti tidak ada tambahan dana hingga puluhan juta dolar AS yang sebelumnya diharapkan dapat memperkuat pendanaan program transformasi sepak bola Indonesia hingga tahun 2030.* (d/ad)

Editor
: Mass Arie
0 komentar
Tags
beritaTerkait
IHSG Naik Tipis 0,64 Persen Sepekan! Dana Asing Masuk Rp7,1 Triliun, BBRI Jadi Penopang Utama
Garuda Terbang Tinggi! Timnas Indonesia Bungkam Timor Leste 3-0, Baker Ikut Cetak Gol
Pasar Saham Cerah, IHSG Naik 31 Poin di Awal Perdagangan Jumat
Pasar Saham Pagi Ini Bergairah, IHSG Tembus Level 6.125!
IHSG Menguat ke 6.143,54, Ini Daftar Saham Pilihan Analis Hari Ini
IHSG Menguat ke Level 6.187,  Ini Daftar Saham yang Naik dan Turun
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru