Komisi X DPR Dukung Larangan AI Instan di Sekolah, Siswa Tak Boleh Malas Mikir
JAKARTA Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah yang melarang penggunaan kecerdasan
PENDIDIKAN
BEKASI -Kota Bekasi, Jawa Barat, dikejutkan oleh penemuan tujuh mayat yang mengapung di aliran Kali Bekasi, tepatnya di kawasan Pondok Gede Permai, Jatiasih, pada Minggu pagi. Ketujuh jenazah laki-laki ini segera dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Kombes Pol Hery Wijatmoko, Kabid Yandokpol RS Polri, mengonfirmasi bahwa sudah ada dua keluarga yang datang ke rumah sakit untuk mencocokkan data korban yang diduga hilang. “Ada keluarga yang memberikan laporan atau menyampaikan bahwa salah satu anggota keluarganya, ciri-cirinya kemungkinan salah satunya korban,” jelas Hery kepada wartawan di RS Polri, Kramat Jati.
Walaupun begitu, Hery belum dapat memberikan nama atau identitas resmi dari korban yang dicocokkan oleh pihak keluarga. Proses identifikasi masih berlangsung dan akan melibatkan berbagai tim ahli dari Mabes Polri. “Kami belum bisa mencocokan yang mana. Bisa jadi nanti cukup banyak yang melaporkan,” tambahnya.
Pihak RS Polri telah membentuk tim yang terdiri dari dokter forensik, tim DNA, serta tim sidik jari dan Inafis untuk membantu dalam identifikasi. Hery juga mengimbau kepada keluarga korban yang merasa kehilangan agar segera melapor dengan membawa dokumen identitas dan barang-barang pribadi yang mungkin berkaitan dengan korban.
“Kami berharap keluarga yang merasa kehilangan dapat melaporkan kepada kami, kami sudah menyiapkan antemortem di gedung DVI untuk keluarga yang merasa kehilangan untuk menyiapkan informasi,” ucapnya. Ia menjelaskan bahwa alat pribadi seperti sikat gigi, sisir, baju, dan foto-foto korban semasa hidup akan sangat membantu dalam proses identifikasi, terutama yang berkaitan dengan pemeriksaan sampel DNA.
Setelah pengumpulan data identitas, pihak RS Polri akan mencocokkan informasi tersebut dengan hasil identifikasi jenazah. “Data antemortem tersebut akan kami cocokkan dengan yang kami temukan di postmortem jenazah,” pungkas Hery.
Peristiwa penemuan mayat ini menimbulkan berbagai spekulasi dan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Banyak yang bertanya-tanya mengenai penyebab kematian dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kejadian tragis ini. Sementara itu, kepolisian terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap misteri di balik penemuan tujuh mayat di Kali Bekasi.
Bagi warga yang memiliki informasi lebih lanjut terkait peristiwa ini, diharapkan dapat menghubungi pihak berwajib untuk membantu dalam proses penyelidikan. Penemuan ini menjadi pengingat akan pentingnya keamanan dan kewaspadaan di lingkungan sekitar, serta perlunya sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan.
(N/014)
JAKARTA Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah yang melarang penggunaan kecerdasan
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggapan bahwa nilai tukar rupiah berada dalam kondisi hancur. Pernyataan terseb
EKONOMI
MEDAN Anggota DPRD Sumatera Utara Hendra Cipta meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk meninjau ulang kebijakan honor bagi Tenag
NASIONAL
JAKARTA Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menilai Iran merupakan bangsa Arya yang tidak mudah ditaklukkan, meski
INTERNASIONAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia terus melaksanakan evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI meny
NASIONAL
JAKARTA Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq membantah dirinya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberanta
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto membuka Sidang Paripurna Kabinet di Istana Merdeka, Jumat (13/3/2026), untuk memastikan mudik Lebaran 2
NASIONAL
MEDAN Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan terus menyelidiki kasus pembunuhan seorang wanita berinisial RS (19) yang jasadnya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa kondisi ekonomi Indonesia jauh dari yang disebut moratmarit. Pernyataan
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 27 orang, termasuk Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, dalam operasi tangkap tang
HUKUM DAN KRIMINAL