Prabowo Kumpulkan 12 Ribu Penggerak MBG, Tegaskan Program Strategis untuk Generasi Emas 2045
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
BEKASI -Polisi masih mendalami kasus penemuan tujuh mayat yang ditemukan mengambang di Kali Bekasi. Kejadian ini menimbulkan spekulasi dan kepanikan di kalangan masyarakat setempat, terutama terkait dengan aksi tawuran yang belakangan marak di wilayah tersebut.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengamankan 15 orang yang diduga terlibat dalam tawuran di kawasan Jatiasih, dan menetapkan tiga di antaranya sebagai tersangka karena membawa senjata tajam (sajam). “15 orang (diamankan), yang ditetapkan tersangka 3 orang karena membawa sajam,” ujarnya kepada wartawan di lokasi kejadian.
Dari penyelidikan awal, polisi mendapatkan informasi bahwa tujuh remaja yang ditemukan tewas di Kali Bekasi diduga menceburkan diri karena takut dengan kehadiran polisi yang sedang melakukan patroli. Karyoto menegaskan bahwa pihaknya akan menyelidiki lebih lanjut mengenai tujuan pemuda yang berkumpul di lokasi hingga dini hari tersebut.
“Berapa orang yang datang di sini kan akan diketahui. Datang ke sini naik motor ini, dengan ini nanti akan ketahuan,” jelas Karyoto.
Belum ada informasi yang jelas mengenai keterlibatan pelajar dalam insiden ini. Karyoto menyatakan bahwa salah satu saksi yang berada di lokasi kejadian ikut serta dalam tinjauan di tempat kejadian perkara (TKP). “Kalau kita tidak ada saksi, saya tidak akan yakin. Tahu dari petugas saya cerita. Kalau ini saksi betul-betul real orang yang terlibat di dalam kejadian ini kita tanyakan,” ungkapnya.
Dugaan Tawuran di Malam Sebelumnya
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Priadi Santoso, menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi dari beberapa saksi yang mengetahui adanya tawuran pada malam sebelumnya. “Di pukul 3 pada Sabtu (21/9) dini hari, ada beberapa, mungkin ada pengejaran, lompat ke Kali Bekasi,” ujarnya.
Priadi menambahkan bahwa meskipun belum mengetahui lokasi pasti dari tawuran tersebut, di daerah Pondok Gede terdapat beberapa anak yang ditangkap terkait aksi tawuran. “Titik pasnya kejadian tawuran tidak tersampaikan, tapi warga menyatakan di sekitaran RW Pondok Gede Permai ada juga penangkapan anak-anak (terlibat tawuran),” katanya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Audy Joize Oroh, menyatakan bahwa pihaknya masih mendalami dugaan keterkaitan antara penemuan mayat dan tawuran tersebut. “Kami masih proses pendalaman, masih kita lakukan penyelidikan lebih lanjut. Kami masih belum bisa simpulkan, masih mendalami,” tegasnya.
Kepanikan Warga
Penemuan tujuh mayat di Kali Bekasi telah menimbulkan kepanikan di kalangan warga setempat. Banyak yang khawatir akan keamanan di lingkungan mereka dan dampak dari aksi tawuran yang semakin marak. Warga berharap polisi segera menemukan pelaku dan memberikan rasa aman di kawasan tersebut.
Dengan penyelidikan yang masih berlangsung, masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang belum terkonfirmasi. Pihak kepolisian berjanji akan transparan dalam menyampaikan perkembangan kasus ini kepada publik.
(N/0-14)
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik markup dalam sejumlah pengadaan barang di lingkungan Badan Gizi Nasional (B
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa salah satu laporan yang menjadi bagian dari proses pengusutan dugaan k
NASIONAL
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola Pr
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah dokumen penting dan barang bukti elektronik dari Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) da
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara resmi mencopot Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. OK Arya Zulkarnain, dr. Wahy
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap temuan mengejutkan dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MB
HUKUM DAN KRIMINAL
PALEMBANG Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) mengamankan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berinisial IT dan
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Aceh memeriksa seorang oknum anggota polisi berinisial Aiptu ZK yang mengajukan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kep
HUKUM DAN KRIMINAL