BREAKING NEWS
Rabu, 14 Oktober 2026

Terbang ke Jepang! 103 Atlet Indonesia Siap Tempur Targetkan 7 Emas di Asian Para Games 2026

gusWedha - Rabu, 14 Oktober 2026 08:14 WIB
Terbang ke Jepang! 103 Atlet Indonesia Siap Tempur Targetkan 7 Emas di Asian Para Games 2026
Kontingen Indonesia resmi dikukuhkan dan dilepas untuk mengikuti Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SURAKARTA - Kontingen Indonesia resmi dikukuhkan dan dilepas untuk mengikuti Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang. Sebanyak 103 atlet akan bertanding pada 12 cabang olahraga dengan target meraih tujuh medali emas dan menembus posisi 10 besar klasemen akhir.

Pengukuhan dan pelepasan kontingen berlangsung di Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Senin (12/10/2026). Kegiatan tersebut dipimpin Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir.

Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung, Prof. Dr. Reda Manthovani, yang menjabat sebagai Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, mengatakan para atlet telah menjalani pembinaan, pemusatan latihan, dan evaluasi sebelum diberangkatkan ke ajang olahraga disabilitas tingkat Asia tersebut.

Baca Juga:

"Dengan ini kami menyatakan bahwa seluruh atlet Indonesia yang akan berpartisipasi dalam Asian Para Games ke-5 Aichi-Nagoya telah siap secara fisik dan mental untuk berjuang meraih prestasi tertinggi dalam setiap pertandingan," ujar Reda.

Kontingen Indonesia menargetkan tujuh medali emas, delapan medali perak, dan 17 medali perunggu pada Asian Para Games 2026. Dengan target tersebut, Indonesia membidik posisi 10 besar klasemen akhir.

Reda menjelaskan, target ditetapkan dengan mempertimbangkan hasil pembinaan, evaluasi atlet, serta proses kualifikasi yang telah dilalui sebelum mengikuti kompetisi.

Pencapaian target tersebut akan bergantung pada kesiapan atlet, konsistensi penampilan, strategi pertandingan, serta dukungan tim pelatih dan tenaga pendamping.

Asian Para Games juga menjadi kesempatan bagi atlet Indonesia untuk menunjukkan kemampuan dan daya saing di tingkat internasional.

Indonesia mengirimkan 103 atlet untuk berlaga pada 12 cabang olahraga di Aichi-Nagoya, Jepang.

Kedua belas cabang olahraga tersebut meliputi para atletik, para bulu tangkis, para renang, para angkat berat, para tenis meja, para panahan, para judo, boccia, para balap sepeda, para menembak, anggar kursi roda, dan para taekwondo.

Para atlet akan didampingi pelatih, manajer, serta tenaga pendukung yang membantu kebutuhan teknis dan nonteknis selama kompetisi berlangsung.

Sebelum keberangkatan, para atlet telah mengikuti pemusatan latihan dan evaluasi bersama pelatih serta pengurus National Paralympic Committee (NPC) Indonesia. Persiapan tersebut ditujukan untuk memastikan kesiapan setiap atlet sesuai dengan kebutuhan cabang olahraga masing-masing.

Kontingen Indonesia dijadwalkan bertolak ke Jepang pada Selasa (13/10/2026), lima hari sebelum upacara pembukaan. Keberangkatan lebih awal diharapkan memberi waktu bagi atlet untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan pertandingan dan mempersiapkan kebutuhan teknis.

Menpora Erick Thohir mengapresiasi dedikasi para atlet disabilitas yang telah berjuang membawa nama Indonesia di berbagai ajang internasional.

Ia menegaskan pemerintah bersama NPC Indonesia dan pemangku kepentingan terkait berkomitmen mendukung persiapan kontingen, termasuk memenuhi kebutuhan atlet selama menjalani pemusatan latihan dan kompetisi.

Erick juga menyampaikan rencana untuk hadir mendampingi para atlet di Nagoya. Ia berharap kehadirannya dapat memberikan dukungan moral kepada seluruh anggota kontingen.

"Tadi saya bicara sama Chef de Mission Prof. Reda, saya akan hadir mendampingi kalian. Mudah-mudahan ini juga saya membawa doa, yang penting doa, supaya kalian bisa jadi yang terbaik," kata Erick.

Menpora juga menegaskan target medali yang telah ditetapkan harus menjadi motivasi bagi para atlet untuk tampil maksimal.

"Tadi disampaikan target tujuh medali emas, harus kita dapat. Ini prestasi yang luar biasa buat kita semua," tegasnya.

Dukungan pemerintah dan seluruh unsur pendamping diharapkan dapat meningkatkan motivasi atlet dalam menghadapi persaingan di Jepang.

Keikutsertaan 103 atlet Indonesia pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi kesempatan untuk memperkuat prestasi olahraga disabilitas nasional di tingkat Asia.

Selain mengejar target medali dan posisi 10 besar, partisipasi Indonesia juga membawa pesan mengenai daya juang, kedisiplinan, sportivitas, serta kesempatan yang setara dalam olahraga prestasi.

Dengan dukungan pemerintah, NPC Indonesia, pelatih, dan masyarakat, kontingen Merah Putih diharapkan mampu menampilkan kemampuan terbaik dan mencapai target yang telah ditetapkan.

Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 dijadwalkan berlangsung pada 18-24 Oktober 2026 di Jepang.* (dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Erick Thohir Tinjau Kesiapan Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta untuk Pelayanan Jemaah Umrah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru