Prabowo Tegaskan Investasi Asing Harus Dukung Hilirisasi Industri Nasional
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebijakan baru investasi nasional mengharuskan setiap penanam modal asing untuk mendu
EKONOMI
Oleh:Dr. Bukhari, M.H., CM
DI tengah era digital yang penuh emosi meledak-ledak, kita sering melihat orang-orang membalas luka dengan luka, membalas hinaan dengan cacian, bahkan membalas pengkhianatan dengan tindakan yang lebih kejam. Seolah-olah kita merasa lega setelah "membalas". Padahal, kebanyakan dari kita hanya sedang meniru kejahatan yang sama, dan menjelma menjadi sosok yang dulu kita benci.
Padahal, balas dendam terbaik adalah tidak menjadi seperti musuhmu. Sebab pada saat kita menahan diri untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, kita sedang menempatkan diri di sisi yang lebih tinggi secara moral, spiritual, dan sosial. Kita menang bukan karena kita membalas, tapi karena kita tidak ikut jatuh dalam lubang yang sama.
Nilai ini sangat dalam. Ia mengajarkan bahwa kekuatan sejati bukanlah kemampuan membalas, melainkan kemampuan mengendalikan diri. Dalam Islam, Nabi Muhammad SAW adalah contoh paling nyata: dihina, dilempari batu, bahkan difitnah tapi beliau membalas semuanya dengan pemaafan dan kasih sayang. Mengapa? Karena beliau tahu, kebaikan tidak boleh dikalahkan oleh kebencian.
Dalam psikologi modern pun, pembalasan tidak pernah membuat kita benar-benar merasa damai. Yang terjadi justru sebaliknya: dendam membuat luka semakin dalam. Tapi ketika kita memilih untuk tidak membalas, kita sedang memutus rantai kebencian. Kita memberi ruang bagi perbaikan dan pertumbuhan, bukan permusuhan yang abadi.
Dan mari kita jujur: dunia ini tidak kekurangan orang yang dendam, tapi sangat kekurangan orang yang mampu memaafkan. Maka, menjadi pribadi yang tidak seperti musuhmu adalah sikap revolusioner. Dalam masyarakat yang gampang marah dan mudah tersulut, menjadi orang yang tenang dan memaafkan adalah bentuk perlawanan paling elegan.
Namun lebih dari itu, kita diajak untuk tidak sekadar memaafkan, tapi juga terus berbuat baik di jalan yang diridhai Allah SWT. Karena kebaikan yang tidak disandarkan pada nilai-nilai ilahi akan mudah goyah oleh pujian atau kekecewaan. Maka ketika kita memilih untuk tidak membalas, hendaknya bukan karena takut, tapi karena sadar bahwa Allah Maha Adil, dan sebaik-baiknya balasan akan datang dari-Nya.
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebijakan baru investasi nasional mengharuskan setiap penanam modal asing untuk mendu
EKONOMI
TEHERAN Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengungkapkan bahwa negara tersebut telah mengambil langkahlangkah untuk memastikan kapalkap
INTERNASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengubah status penahanan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), setelah semp
HUKUM DAN KRIMINAL
OlehProf. Dr. Prudensius Maring.SERUAN Presiden Prabowo Subianto agar pejabat, aparat, dan seluruh institusi negara bersihkan dirimu, atau
OPINI
JAKARTA PT MRT Jakarta (Perseroda) merayakan Hari MRT 2026 dengan menawarkan tarif khusus senilai Rp243 untuk para pelanggan yang mengguna
NASIONAL
JAKARTA Bagi para penggemar FC Mobile, hari ini, Selasa (24/3/2026), menjadi kesempatan langka untuk mengklaim hadiah menarik dari EA Sp
ENTERTAINMENT
JAKARTA Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas atau yang akrab disapa Gus Yaqut, kembali ditahan di rumah tahanan (rutan) Komisi Pemb
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengimbau pengusaha angkutan logistik untuk mematuhi Surat Keputusan Bersama (SKB)
NASIONAL
MEDAN Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Baru memastikan bahwa peristiwa bunuh diri yang terjadi pada Minggu (22/3/2026) di salah satu mal
PERISTIWA
PIDIE JAYA Dua korban yang belum diketahui identitasnya ditemukan meninggal dunia di dalam mobil Honda Jazz BK 1508 BK warna silver yang
PERISTIWA