Menyusuri Kebun Melon dan Rumah Tempe Koro, Inisiatif Srikandi Aceh Dukung Pembangunan Ekonomi Lokal
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
Tugas Insan Pers semakin berat karena jaringan kriminal yang melibatkan oknum tikus tikus kantor. Kasus Tenaga Kerja yang diperjual belikan ilegal. Rakyatpun terancam nyawanya di negara orang. Sehingga rakyatpun merasa Negara tidak pernah hadir
tidak ada perlindungan hukum. Bandara atau Pelabuhan menjadi pintu yang tidak ada penjaganya agar Masyarakat tidak terjebak dan diperjual belikan.
Jaringan Kriminal semakin kuat berpesta pora ketika penggelapan pencurian perampasan di sebabkan oknum tikus selalu meminta jatah atau wanipiro di balik dinding penegak hukum. Bahasa halus dan intelektual selalu menjadi tameng para oknum tikus. Padahal tidak sedikit Masyarakat merasakan bahwa keadilan ini tidak berjalan bila tidak di bayar mahal.
Inilah tugas berat INSAN PERS yang sering di sebut WARTAWAN BODREK oleh banyak oknum yang merasa tidak nyaman ketika di beritakan sampai viral
Tugas Insan Pers semakin Berat ketika harus melihat nasib rekan seprofesinya yang jelas jelas di dzolimi. Ada yang di bakar rumahnya sehingga tewas mengenaskan sekeluarga. Ada yang di culik dan di bunuh serta hilang kabar keadaannya selamanya. Kasuspun ditutup dengan dalih tidak diketemukan mayat wartawan atau kasus kekurangan saksi.
Para oknum tikus di bawah undang undang pasal atau hukum didalam gedungnya. Di awali dengan di sumpah atas nama Tuhan yang di yakini didalam agamanya. Mengawali jabatan yang diterimanya. Andil bermaen menambah rusak semua tatanan yang di embannya. Buta dan tuli selama menjabat. Tetapi semakin serakah memperkaya diri sendiri. Mungkin hatinya sadar bahwa jabatannya tidak lama dan akan pindah posisi ketempat yang lain. Juga akan ada gantinya yang sama diposisi jabatannya sekarang. Jadi merasa tidak perlu berjuang berkeringat berdarah darah menyelamatkan REPUBLIK INDONESIA. Mungkin juga takut dengan atasannya oknum tikus yang lebih serakah.
Inilah tugas berat INSAN PERS yang sering di sebut WARTAWAN BODREK oleh banyak oknum yang merasa tidak nyaman ketika di beritakan sampai viral
Tugas Insan Pers semakin berat ketika penindasan dan kekejaman terjadi memuluskan KKN di daerah seluruh negri dan Kota, karena oknum oknum tikus ini berjamaah serta saling melibatkan semua atasannya atau melibatkan antar lembaga serta departemen.
Maka Tugas Insan Pers semakin berat karena harus menuliskan hasil investigasinya seakurat mungkin dan viralkan bahwa para oknum tikus ini tidak pernah merasa berdosa atau tidak pernah merasa malu karena telah berkhianat pada NEGARA INDONESIA dan rakyatnya. Hukuman yang di terimanya masih bisa ditawar menawar dan di atur oleh uang dan harta. Maka para oknum tikus ini selalu bahagia dan nyaman di penjara manapun. Tetap senyum senyum memakai rompi KORUPTOR ketika ditemui INSAN PERS.
Inilah tugas berat INSAN PERS yang sering di sebut WARTAWAN BODREK oleh banyak oknum yang merasa tidak nyaman ketika di beritakan sampai viral
Apakah oknum tikus ini juga ada di bawah atap gedung Dewan Pers
Mengapa..??
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
BANDA ACEH Perselisihan antara Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi dan Hasan Basri, akhirnya menemui titik temu. Langkah
POLITIK
MEDAN Kasus dugaan penganiayaan yang menjerat Junara Hutahaean memunculkan kontroversi di persidangan Pengadilan Negeri Medan. Tim penas
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang pria berusia 52 tahun yang bekerja sebagai penjaga malam ditemukan tewas di dalam sebuah ruko di Jalan Ring Road, Kecamata
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Wahyu Trah Utomo, membantah pernyataan Ammar Zoni dalam pleidoi pribadinya yang menyebut nar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai pekan depan akan melaksanakan pemeriksaan maraton terhadap penyelenggara ibadah haji kh
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Dalam rangka mempersiapkan supervisi tingkat Provinsi Sumatera Utara, Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Binjai menggelar kegiatan p
PEMERINTAHAN
BINJAI Pemerintah Kota Binjai melalui Sekretaris Daerah (Sekdako) Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., bersama Kepala Bada
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemanfaatan kayu ha
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR, Hinca Panjaitan dari Fraksi Demokrat, menyuarakan kemarahan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ka
POLITIK