Satgas PRR Sukses Mediasi Konflik Jembatan Enang-Enang, Pembangunan Segera Dimulai
BENER MERIAH Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera (Satgas PRR) berhasil mempertemukan aspirasi ma
NASIONAL
MEDAN – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Relawan Tim Adat Aceh Cang Panah Sumatera Utara (SUMUT) menggelar kegiatan sosial dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat, anak yatim, dan kaum dhuafa.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kegiatan tahun ini tidak berupa khanduri makan bersama di satu lokasi, melainkan dilakukan dengan cara menyalurkan bantuan langsung ke penerima manfaat di berbagai daerah.
Kegiatan tersebut disampaikan oleh Wali Relawan Tim Adat Aceh Cang Panah SUMUT, H. Zulkifli Hamzah, didampingi oleh Panglima Cang Panah, Kompol (Purn) H. Hasan Yusuf, SH, kepada wartawan di kantor sekretariat mereka di Jalan Setia Budi (Titi Bobrok), Medan, pada Selasa, 28 Oktober 2025.Baca Juga:

Menurut Zulkifli Hamzah yang akrab disapa Abu Tibore, pembagian sembako pada momen hari-hari besar Islam telah menjadi agenda rutin setiap tahun.
Bantuan tersebut berasal dari para donatur dan disalurkan kepada berbagai pihak, antara lain anak yatim di panti asuhan maupun di luar panti, pondok pesantren yang dikelola oleh putra Aceh di Sumatera Utara, para guru ngaji, serta mualaf di wilayah Tanah Karo.
"Alhamdulillah, setiap tahun kita bisa menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Ini merupakan bentuk kepedulian sosial kami agar semangat berbagi tetap hidup di tengah masyarakat," ujar Abu Tibore.
Distribusi sembako tahun ini tidak hanya dilakukan di wilayah Medan, tetapi juga menjangkau sejumlah daerah seperti Tanah Karo, Batu Bara, Langkat, Deli Serdang, bahkan hingga ke wilayah Aceh.
Pada prosesi pelepasan kegiatan sosial tersebut turut hadir Imum Chik Tim Adat Cang Panah, Prof. Dr. H. Hasbiallah Thaib, MA, yang memberikan doa dan dukungan terhadap kegiatan kemanusiaan ini.
Sementara itu, Humas Tim Adat Aceh Cang Panah SUMUT, Muchtar Ibrahim, didampingi oleh panitia pelaksana Miftahuddin, TM. Nasir, dan Ir. Abdul Azis, menjelaskan bahwa organisasi ini lahir atas prakarsa H. Zulkifli Hamzah, Prof. Hasbiallah Thaib, serta sejumlah tokoh masyarakat Aceh di perantauan.
"Relawan Tim Adat Aceh Cang Panah kini sudah memiliki cabang relawan di Malaysia dan beberapa daerah di luar Sumatera Utara. Tujuan utamanya adalah membantu saudara-saudara kita yang berada di perantauan, serta peduli terhadap kaum dhuafa," jelas Muchtar.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh kegiatan yang dilakukan Tim Adat Aceh Cang Panah SUMUT mendapat sambutan positif dari masyarakat, baik dari kalangan Aceh maupun non-Aceh.
BENER MERIAH Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera (Satgas PRR) berhasil mempertemukan aspirasi ma
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut modus dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati Sukoharjo nonaktif, Etik Surya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menghentikan kegiatan pengumpulan data dan keterangan terkait dugaan permasalahan dalam pelaksanaan Pro
NASIONAL
SOLO Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyambut bergabungnya komedian Narji sebagai tambahan kekuatan bagi partai, khususnya di Provinsi
POLITIK
JAKARTA Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat sebanyak 28.478 siswa baru telah ditetapkan sebagai peserta didik Sekolah Rakyat Tahun Ajar
PENDIDIKAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan siap mendukung proses pengusutan dugaan kasus korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agu
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan pengusutan dugaan kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret mantan
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan kesiapan Pemerintah Kota (Pemko) Medan mendukung pelaksanaan kegiatan nasional S
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mulai berkantor di wilayah Kepulauan Nias pada pekan ini. Langkah terse
PEMERINTAHAN
MEDAN Antusiasme masyarakat mengunjungi Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 terus meningkat sejak resmi dibuka pada 3 Juli 2026. Pamera
EKONOMI