Sumut Bentuk 6.100 Koperasi Merah Putih, 98 Persen Sudah Terintegrasi Sistem Digital
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) terus mempercepat realisasi program Koper
EKONOMI
MEDAN – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Relawan Tim Adat Aceh Cang Panah Sumatera Utara (SUMUT) menggelar kegiatan sosial dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat, anak yatim, dan kaum dhuafa.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kegiatan tahun ini tidak berupa khanduri makan bersama di satu lokasi, melainkan dilakukan dengan cara menyalurkan bantuan langsung ke penerima manfaat di berbagai daerah.
Kegiatan tersebut disampaikan oleh Wali Relawan Tim Adat Aceh Cang Panah SUMUT, H. Zulkifli Hamzah, didampingi oleh Panglima Cang Panah, Kompol (Purn) H. Hasan Yusuf, SH, kepada wartawan di kantor sekretariat mereka di Jalan Setia Budi (Titi Bobrok), Medan, pada Selasa, 28 Oktober 2025.Baca Juga:

Menurut Zulkifli Hamzah yang akrab disapa Abu Tibore, pembagian sembako pada momen hari-hari besar Islam telah menjadi agenda rutin setiap tahun.
Bantuan tersebut berasal dari para donatur dan disalurkan kepada berbagai pihak, antara lain anak yatim di panti asuhan maupun di luar panti, pondok pesantren yang dikelola oleh putra Aceh di Sumatera Utara, para guru ngaji, serta mualaf di wilayah Tanah Karo.
"Alhamdulillah, setiap tahun kita bisa menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Ini merupakan bentuk kepedulian sosial kami agar semangat berbagi tetap hidup di tengah masyarakat," ujar Abu Tibore.
Distribusi sembako tahun ini tidak hanya dilakukan di wilayah Medan, tetapi juga menjangkau sejumlah daerah seperti Tanah Karo, Batu Bara, Langkat, Deli Serdang, bahkan hingga ke wilayah Aceh.
Pada prosesi pelepasan kegiatan sosial tersebut turut hadir Imum Chik Tim Adat Cang Panah, Prof. Dr. H. Hasbiallah Thaib, MA, yang memberikan doa dan dukungan terhadap kegiatan kemanusiaan ini.
Sementara itu, Humas Tim Adat Aceh Cang Panah SUMUT, Muchtar Ibrahim, didampingi oleh panitia pelaksana Miftahuddin, TM. Nasir, dan Ir. Abdul Azis, menjelaskan bahwa organisasi ini lahir atas prakarsa H. Zulkifli Hamzah, Prof. Hasbiallah Thaib, serta sejumlah tokoh masyarakat Aceh di perantauan.
"Relawan Tim Adat Aceh Cang Panah kini sudah memiliki cabang relawan di Malaysia dan beberapa daerah di luar Sumatera Utara. Tujuan utamanya adalah membantu saudara-saudara kita yang berada di perantauan, serta peduli terhadap kaum dhuafa," jelas Muchtar.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh kegiatan yang dilakukan Tim Adat Aceh Cang Panah SUMUT mendapat sambutan positif dari masyarakat, baik dari kalangan Aceh maupun non-Aceh.
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) terus mempercepat realisasi program Koper
EKONOMI
MEDAN Mantan Camat Medan Polonia, Irfan Asardi Siregar, dituntut pidana penjara selama 2 tahun dalam perkara dugaan korupsi anggaran bah
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pengadilan Militer Tinggi I Medan menguatkan putusan Pengadilan Militer I02 Medan terhadap anggota TNI, Sertu Riza Pahlivi, dalam
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya digitalisasi dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) sebagai upaya
PEMERINTAHAN
MEDAN Rombongan peserta dan ofisial Piala ASEAN Football Federation (AFF) U19 Championship 2026 mulai berdatangan ke Sumatera Utara men
OLAHRAGA
BANDA ACEH Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh mengintensifkan patroli malam
NASIONAL
Oleh Jimmy EndeySALAH satu adagium hukum yang paling terkenal adalah lebih baik membebaskan seribu orang yang bersalah daripada menghukum
OPINI
JAKARTA Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menghadiri langsung Rapat Dengar Pendapat (RDP) Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat
PEMERINTAHAN
SOLO Presiden ke7 RI, Joko Widodo atau Jokowi, dikabarkan mendapat tawaran untuk terlibat dalam proyek film kolosal yang mengangkat sej
NASIONAL
YOGYAKARTA Presiden ke5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengaku telah menonton film dokumenter Pesta Ba
NASIONAL