Ketika Negarawan Gagal Menjaga Lidah di Negeri Majemuk
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
BATUBARA— Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku melaksanakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025 yang berlangsung di lapangan dalam Lapas, Selasa (28/10) pukul 07.30 WIB.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh petugas dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan khidmat dan penuh makna. Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku, Soetopo Berutu, bertindak sebagai pembina upacara.
Dalam kesempatan tersebut, pembina upacara membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang mengusung tema "Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu."Baca Juga:
Amanat tersebut mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk melanjutkan cita-cita luhur para pendahulu bangsa dengan langkah nyata dalam kehidupan sehari-hari.
"Bangunlah Indonesia dari hal-hal kecil di sekitar kita, dari lingkungan tempat kita tinggal, dari bidang keahlian yang kita kuasai, hingga karya-karya besar yang membanggakan negeri.
Jangan pernah berhenti mencintai Indonesia, karena dari cinta itulah lahir pengabdian yang tulus," bunyi amanat yang disampaikan pembina upacara.
Kalapas Soetopo Berutu menyampaikan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus terus dihidupkan, bahkan di dalam lingkungan pemasyarakatan.
"Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, kita ingin menanamkan nilai-nilai persatuan, cinta tanah air, dan semangat kebangsaan kepada seluruh petugas dan warga binaan.
Momentum ini juga menjadi bagian dari pembinaan kepribadian bagi warga binaan agar mereka mampu berkontribusi positif bagi bangsa setelah kembali ke masyarakat," ujar Soetopo.
Upacara berlangsung dengan tertib dan penuh rasa nasionalisme. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran dan warga binaan Lapas Labuhan Ruku untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan semangat kebangsaan, dan meneguhkan komitmen dalam membangun Indonesia dari lingkungan terkecil sekalipun.*
(M/006)
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
JAKARTA Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan pengalamannya saat masih menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Gerakan Pemuda Ka&039bah (GPK) Imam Fauzan A. Uskara membantah tudingan adanya pemecatan massal ratusan pengurus Dewa
POLITIK
JAKARTA PT Pertamina International Shipping (PIS) menyatakan dua kapalnya, Pertamina Pride dan Gamsunoro, hingga kini masih berada di kawa
NASIONAL
JAKARTA Politikus PAN Surya Utama alias Uya Kuya melaporkan dugaan penyebaran berita bohong yang mencatut namanya ke Polda Metro Jaya. Lap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Google dilaporkan menggandeng perusahaan kacamata EssilorLuxottica untuk memperkuat pengembangan kacamata pintar berbasis Android
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan penyelesaian seluruh berkas layanan pertanaha
NASIONAL
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor), Kamser Maroloan Sitanggang, menyampaikan surat terbuka kepada Komisi III
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Gelombang kejahatan penipuan atau scam di sektor keuangan digital kian mengkhawatirkan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat to
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menekankan pentingnya pemikiran geopolitik dalam menjaga arah dan kepenting
POLITIK