Prabowo: Dunia Saat Ini Penuh Bahaya, Banyak Pemimpin Dunia Belum Mampu Menjaga Perdamaian
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyoroti situasi dunia yang dinilai penuh ketidakpastian dan potensi konflik saat memberikan taklimat
NASIONAL
Data yang lebih mengejutkan datang dari Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) yang mencatat lonjakan kasus kekerasan dan perundungan di lingkungan pendidikan menjadi 573 kasus pada tahun 2024.
Angka ini menunjukkan eskalasi yang mengkhawatirkan dan menandakan bahwa sekolah belum sepenuhnya menjadi tempat yang aman.
Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) turut memberikan perspektif yang lebih detail. Pada tahun 2023, jenjang SMP menjadi arena perundungan tertinggi (50%), diikuti oleh SD (23%), serta SMA dan SMK (masing-masing 13,5%).
Dampak dari perundungan ini jauh lebih dalam dari sekadar luka fisik. Ia merobek kepercayaan diri, menanamkan trauma, dan memicu masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan.
Secara akademis, korban perundungan seringkali mengalami penurunan konsentrasi, kehilangan motivasi belajar, dan akhirnya prestasi yang anjlok.
Dalam kasus-kasus paling tragis, perundungan bahkan merenggut nyawa, mendorong korban ke jurang keputusasaan hingga melakukan bunuh diri.
Baca Juga:
Ini adalah sebuah tragedi kemanusiaan yang terjadi di tempat yang seharusnya menjadi pusat peradaban dan kasih sayang. Ketika sekolah gagal memberikan rasa aman, ia telah gagal dalam misi paling dasarnya.
Apakah Cara Kita Mengajar Salah?
Melihat data yang mengerikan tersebut, kita tidak bisa hanya menyalahkan individu siswa. Kita harus melakukan introspeksi yang lebih dalam: adakah yang salah dengan sistem dan budaya yang kita bangun di sekolah? Salah satu akar masalah yang sering luput dari perhatian adalah paradigma lama dalam mengajar.
Paradigma lama ini bercirikan pendekatan yang berpusat pada guru (teacher-centered). Dalam model ini, guru adalah sumber pengetahuan tunggal, pemilik otoritas absolut di dalam kelas. Komunikasi berjalan satu arah: guru menerangkan, murid mendengarkan, mencatat, dan menghafal.
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyoroti situasi dunia yang dinilai penuh ketidakpastian dan potensi konflik saat memberikan taklimat
NASIONAL
NIAS SELATAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, meresmikan Jembatan Bailey bersama Kepala Staf Angkatan Dara
PEMERINTAHAN
SERGAI Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya mengajak masyarakat Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) untuk terus menjaga keb
PEMERINTAHAN
MEDAN Suasana hangat menyelimuti Gedung PKK Kota Medan saat Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menggelar buka puasa bersama deng
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyambut positif tawaran kerja sama dari Bank Sumut terkait digitalisasi sistem parkir
PEMERINTAHAN
MEDAN Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H/2026 M, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memimpin rapat koordinasi penyelenggaraan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD menilai Indonesia perlu meninjau kembali keikutser
NASIONAL
JAKARTA Rumor mengenai ponsel lipat pertama Apple kembali memanas. Bocoran terbaru menunjukkan gambar desain yang diduga milik perangkat
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Bank Central Asia (BCA) kembali menghadirkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2026, salah satu solusi pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, K
EKONOMI
MEDAN Era digital memudahkan siapa saja untuk memperoleh penghasilan tambahan, termasuk saldo DANA gratis, hanya melalui aplikasi penghasi
EKONOMI