BREAKING NEWS
Jumat, 17 April 2026

Sekolah Rakyat, Laskar Air Mata Para Pemuja Tuhan

BITV Admin - Rabu, 14 Januari 2026 07:52 WIB
Sekolah Rakyat, Laskar Air Mata Para Pemuja Tuhan
Mensos Gus Ipul terharu dan dirangkul Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan di acara peresmian 166 Sekolah Rakyat secara serentak yang terpusat di Banjarbaru, Kalsel, Senin (12/1). (foto: BPMI Setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Tanyakan kepada Abi Darda, atau perawi hadits Iman Tirmidzi, Ibnu Majah atau Imam Ahmad tentang maqam orang yang didzalimi, kaum mustad'afin, atau nasib anak-anak terlantar.

Mereka akan sepakat; doa mereka laksana kilat, menembus awan, mengguncang arsy, dan berada dalam genggaman Tuhan. Jangan tanya doa Farisi, pengumpul cukai dan doa si miskin.

Derajat mereka jelas. Bahkan bagi si miskin pemuja Tuhan, diberi kesempatan, tanpa ONH, untuk bisa "berhaji" tiap minggu, hijjul fuqoro wa idul masakin.

Semangat Panglima

Tanggal 14 Juli 2025. Sebuah gerakan senyap merayap di 63 titik di sejumlah daerah di Tanah Air. Laksana titik api membara yang membakar barisan bukit jerami. Asap putih pembakaran muncul tipis-tipis.

Isyarat genderang revolusi jiwa tengah bergolak dari kedalaman nurani yang meronta. Dari gejolak jiwa yang datang menyambut tantangan masa depan. Bagaikan gelegak jiwa Panglima Perang Thariq Bin Ziyad saat pertama menjejak semenanjung Iberia.

Gejolak jiwa setelah ia memerintahkan segenap pasukannya membakar kapal-kapal perang yang membawa mereka dari Maroko menuju Isbania.

"Wahai pasukanku! Ke manakah kalian hendak melarikan diri? Musuh di depanmu dan lautan ganas di belakang siap menelan? Demi Allah! Tak ada keselamatan bagi kalian kecuali dalam keberanian dan keteguhan hati. Timbanglah situasi kalian saat ini; berdiri di sini bagai anak-anak yatim yang terlontar ke dunia!"

"Di depan sana, kalian akan segera bertemu musuh yang kuat. Mengepung kalian dari segala penjuru bagaikan gelombang samudera yang bergejolak.

Maka buanglah segala ketakutan dari hati kalian. Percayalah, kemenangan akan menjadi milik kita dan percayalah musuh-musuh tak akan mampu bertahan menghadapi serangan kita.

Jika aku terbunuh sebelum mendekati (Roderick, Raja Isbania), maka jangan kalian bersusah hati karena diriku!"

"Tetaplah bertempur seolah aku masih hidup di tengah kalian. Sebab, musuh-musuh kita akan langsung kehilangan daya dan perlawanan saat melihat raja mereka jatuh. Mereka pastilah akan lari kocar-kacir. Namun jika aku terbunuh setelah kita berhasil menewaskan raja mereka itu, (maka) tunjuklah seseorang di antara kalian, yang di dalam dirinya terdapat jiwa keberanian dan kecakapan pengalaman, mampu memimpin kalian dalam situasi genting ini," seru Thariq.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
KIP Kabulkan Gugatan, Salinan Ijazah Presiden Jokowi Harus Diberikan ke Publik
Aksi Pro-Pemerintah di Teheran, Presiden dan Menlu Iran Hadir di Tengah Massa
Presiden Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Tekankan Pengabdian untuk Bangsa
Kebakaran RDMP Balikpapan, Bahlil Sebut Ada Pihak Tak Rela Swasembada Energi dan Dugaan Sabotase
Prabowo Bantah Isu Perpecahan Kabinet, Golkar: Koalisi Permanen Kunci Kesolidan!
Mahfud MD Siap Bela Pandji, Yenny Wahid Soroti Roasting Mata Ngantuk Wapres
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru