BREAKING NEWS
Selasa, 24 Maret 2026

Kerja Tak Henti, Hidup Tak Pasti: Paradoks Working Poor di Indonesia

BITV Admin - Selasa, 24 Maret 2026 08:05 WIB
Kerja Tak Henti, Hidup Tak Pasti: Paradoks Working Poor di Indonesia
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Kebijakan publik harus ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan harga kebutuhan pokok agar penghasilan pekerja tidak menguap begitu saja.

Tanpa adanya intervensi kebijakan yang berpihak pada keadilan distribusi, tingkat persentase pekerja yang tertekan finansial akan semakin melambung.

Di kemudian hari gelembung ini akan menimbulkan gesekan sosial dan penurunan daya saing nasional di kancah global.

Pada akhirnya, angka pertumbuhan ekonomi yang meningkat akan kehilangan makna jika dibangun di atas kerentanan jutaan pekerja.

Kesejahteraan pekerja bukanlah beban biaya yang harus dipangkas demi efisiensi jangka pendek, tetapi merupakan prasyarat strategis bagi keberlanjutan bangsa.

Hal ini juga telah disuarakan oleh komunitas global. Sebagaimana tertuang di dalam Sustainable Development Goals 2030.

Butir ke-8 dari goals tersebut menggarisbawahi pentingnya pekerjaan layak. Indikator dari kelayakan suatu pekerjaan itu sendiri telah diuraikan secara rinci oleh Organisasi Pekerja Internasional (ILO).

Terdapat berbagai aspirasi para pekerja yang perlu diperhatikan. Pertama, perlu adanya kesempatan kerja yang memungkinkan produktivitas dengan penghasilan yang adil.

Kedua, perlunya keamanan di tempat kerja dan perlindungan sosial bagi semua. Ketiga, perlu ada peluang untuk pengembangan kemampuan diri dan integrasi sosial.

Keempat, penting untuk ada ruang bagi pekerja untuk mengemukakan pendapat dan berorganisasi dalam pembuatan keputusan yang mempengaruhi kehidupan pekerja.

Terakhir, perlu ada kesetaraan peluang dan perlakuan terhadap pekerja laki-laki dan perempuan.

Apabila disfungsi keadilan ini terus dibiarkan, sesungguhnya kita tengah mempertahankan sistem yang tidak sehat untuk terus berjalan.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Ungkap Alasan Sering Lakukan Kunjungan Kenegaraan ke Luar Negeri: Untuk Ciptakan Lapangan Kerja di Indonesia
Uang Pensiun Seumur Hidup Anggota DPR Dibatalkan MK, Segini Besaran yang Diterima Sebelumnya
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Tegas Tolak Wacana Pembelajaran Daring Demi Efisiensi Energi: Jangan Mengorbankan Pendidikan
Prabowo: Saya Akan Pertahankan Program MBG, Daripada Uang Dikorupsi
Penambangan Ilegal Berkedok Koperasi di Tapanuli Selatan Jadi Sorotan, GAPERTA Lapor ke Polisi
Mengapa Daging Jadi Hidangan Wajib Lebaran? Ini Sejarah dan Maknanya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru