BREAKING NEWS
Minggu, 05 April 2026

Menyambut 71 Tahun KAA Bandung: Menuju Transformasi Ekonomi

BITV Admin - Minggu, 05 April 2026 08:50 WIB
Menyambut 71 Tahun KAA Bandung: Menuju Transformasi Ekonomi
Presiden pertama Indonesia, Sukarno, berpidato pada Konferensi Asia-Afrika di Bandung, 1955. (foto: Dok. Arsip Nasional Republik Indonesia via Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Oleh:AM Hendropriyono.

Tulisan ini mengajukan suatu kerangka strategis bertahap bagi integrasi ekonomi Indonesia ke dalam sistem global melalui tiga tahapan utama, yaitu CROSBESO (Cross-Border Economy Spill Over), GLOBESO (Global Economy Spill Over), dan Hilirisasi (Downstream Industrialization).

Kerangka ini bertolak dari premis bahwa negara berkembang tidak dapat secara langsung memasuki pasar global sebagai produsen utama tanpa melalui proses adaptasi, integrasi, serta transformasi nilai tambah secara bertahap.

Baca Juga:

Oleh karena itu, pembangunan ekonomi nasional harus diposisikan sebagai suatu proses transisi struktural yang berjenjang, bukan lompatan instan.

Pendahuluan: Dari Independensi ke Interdependensi

Sejak Konferensi Asia-Afrika 1955, negara-negara berkembang menegaskan kedaulatan politiknya.

Namun, dalam lanskap global kontemporer, tantangan utama tidak lagi sekadar mempertahankan independensi, melainkan membangun interdependensi ekonomi yang strategis.

Globalisasi telah membentuk struktur ekonomi dunia yang terintegrasi, di mana negara tidak dapat berkembang secara isolatif.

Oleh karena itu, diperlukan suatu kerangka konseptual yang mampu menjembatani posisi Indonesia dari ekonomi domestik menuju sistem ekonomi global secara bertahap dan terukur.

Landasan Teoretis

Kerangka CROSBESO-GLOBESO-Hilirisasi memiliki legitimasi dalam berbagai literatur ekonomi pembangunan.

Dalam perspektif Development Economics, teori catch-up growth menjelaskan bahwa negara berkembang dapat mengejar ketertinggalan melalui tahapan akumulasi kapasitas produksi dan teknologi.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap Hadiri Halal Bi Halal, Ajak Pemerintah dan Masyarakat Bersinergi dalam Pembangunan Kota Medan
Kualitas Trotoar Medan Ditingkatkan, Rico Waas: Harus Memiliki Ruang Hijau dan Pencahayaan yang Baik
Menag Ucapkan Selamat Paskah 2026, Tekankan Pentingnya Kedamaian
PSSI Klarifikasi Isu Paspoortgate, Pemain Timnas Tetap Sah sebagai WNI
Defisit APBN Terancam Jebol, WFH dan MBG Disebut Bisa Jadi Solusi
Jokowi Apresiasi Pemerintah Tahan Harga BBM di Tengah Kenaikan Minyak Dunia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru