Belanda Kunci Status Juara Grup F Usai Hajar Tunisia 3-1
KANSAS CITY Timnas Belanda menutup fase Grup F Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan usai mengalahkan Tunisia 31 di Kansas City
OLAHRAGA
Oleh: M. Adam Malik, S.Sos.
Baca Juga:
Ironisnya, sejak awal para "masinis kanan" sesungguhnya telah mengetahui bahwa konstruksi dan rancang bangun sampan yang dibuat tidak cukup kokoh untuk mengarungi luasnya lautan. Ketika fondasi sebuah kapal telah rapuh sejak pelabuhan keberangkatan, memaksanya berlayar hanya akan memperbesar risiko karam di tengah perjalanan. Lautan Batu Bara bukanlah perairan yang selalu tenang. Ombaknya kerap datang tanpa aba-aba, sementara arah angin berubah-ubah mengikuti musim. Jika tetap dipaksakan, bukan hanya haluan yang retak, tetapi lambung kapal pun bisa pecah dihantam gelombang.
Kelak, yang mungkin mampu menyelamatkan diri hanyalah sebagian awak kapal yang telah menyiapkan "paspor pelancong" menuju kapal lain. Berbekal handuk merah atau biru untuk sekadar "cuci tangan", mereka meninggalkan kapal yang oleng demi mencari pelabuhan baru. Lautannya boleh berbeda, tetapi tetap saja berada di Sumatera Utara. Program "BERLAYAR" yang dijanjikan sebagai pelayaran menuju kemajuan justru membuat banyak penumpangnya mabuk sepanjang perjalanan.
Hampir satu setengah tahun mengarungi lautan, kapal itu berkali-kali dihantam angin haluan, diterpa angin ekuivalen, hingga disergap angin buritan yang membuat arah pelayaran kehilangan keseimbangan. Wajah-wajah awak kapal mulai muram, semangat perlahan memudar, seolah menjadi korban dari gagalnya sebuah gagasan yang sejak awal dipaksakan berjalan.
Memasuki sepertiga masa pelayaran, sang nahkoda yang disebut "ulung" tampaknya mulai diliputi kegelisahan. Ia seperti kehilangan arah dan tujuan. Di tengah gemerlap lautan, suara-suara yang lama terpendam mulai berubah menjadi tiupan terompet perlawanan. Mereka yang selama ini memilih diam mulai mempertanyakan arah kemudi yang tak kunjung membawa kapal menuju tepian.
Namun, di tengah kondisi kapal yang semakin oleng, sang nahkoda tetap tampil penuh percaya diri. Dengan keyakinan tinggi ia bahkan dikabarkan pernah berkata, "Saya bisa membuat 300 sampan seperti ini." Sebuah pernyataan yang bagi sebagian orang terdengar lebih sebagai bentuk optimisme, tetapi bagi yang lain justru menjadi ironi ketika kapal yang sedang dikemudikan belum mampu dibawa berlabuh dengan selamat.
Pada akhirnya, masyarakatlah yang akan menjadi penilai sesungguhnya. Sejarah selalu mencatat bahwa kepemimpinan tidak diukur dari banyaknya slogan, besarnya janji, atau megahnya narasi. Kepemimpinan dinilai dari arah pelayaran, keselamatan seluruh penumpang, serta kemampuan membawa kapal tiba di tujuan. Semoga lautan Batu Bara kelak dipimpin oleh nahkoda yang bukan sekadar piawai mengangkat jangkar, tetapi juga mampu membaca arah angin, memahami gelombang, dan membawa seluruh awak kapal berlayar menuju tepian harapan.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.*(dh)
*)Penulis adalah Sekretaris DPC HNSI Kabupaten Batu Bara
KANSAS CITY Timnas Belanda menutup fase Grup F Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan usai mengalahkan Tunisia 31 di Kansas City
OLAHRAGA
PHILADELPHIA Timnas Pantai Gading memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Curacao dengan skor 20 pada
OLAHRAGA
NEW JERSEY Timnas Ekuador sukses membalikkan keadaan dan mengalahkan Jerman dengan skor 21 pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026 d
OLAHRAGA
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, menilai pelatihan bagi calon manajer Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) seh
NASIONAL
DENPASAR Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik pemerasan dalam pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA) d
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dua terdakwa kasus pembelian 25 liter bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite menggunakan jeriken meminta majelis haki
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tim kuasa hukum Roy Suryo menyatakan telah menyiapkan berbagai bukti, saksi, hingga keterangan ahli untuk menghadapi sidang kasu
POLITIK
BANDUNG Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman memastikan biaya perawatan korban penyekapan dan penganiayaan berinisial YTR yan
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak pelaku usaha dan sektor bisnis memperkuat kolaborasi guna mem
EKONOMI
Oleh M. Adam Malik, S.Sos.KU berlayar di lautan, tidak bertepian. Sesekali disadarkan ombak yang mendatang. Aku seperti hilang puncak arah
OPINI