BREAKING NEWS
Sabtu, 10 Oktober 2026

Di Ujung Petasan, Kerukunan Jakarta Diuji

Redaksi - Sabtu, 10 Oktober 2026 07:46 WIB
Di Ujung Petasan, Kerukunan Jakarta Diuji
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Justru di balik kegagalan mediasi pertama itu, kesempatan emas bagi pemkot untuk terlibat aktif mencairkan suasana dan memberikan solusi konkret.

Prinsipnya cukup sederhana bahwa kegiatan keagamaan tetap harus dihormati, namun penghargaan terhadap kegiatan keagamaan tidak berarti mengeliminasi hak warga lain.

Pun sebaliknya, sikap keberatan atau aksi protes seorang warga terhadap kebisingan tidak boleh di anggap sebagai sikap antiagama atau anti terhadap keyakinan tertentu.

Di sinilan pentingnya kehadiran pemerintah untuk memisahkan mana persoalan perilaku, ketertiban dan persoalan identitas.

Dengan kata lain, jika pemerintah mampu bertindak secara adil, maka persoalan ini justru dapat menjadi contoh bahwa Jakarta mampu menyelesaikan dinamika keperbedaan tanpa memperbesar sentimen identitas.

Sebagai wajah Indonesia, kerukunan di Jakarta begitu mahal nilainya.

Ia bukan sekadar kebutuhan administratif, tapi sebagai pesan kepada seluruh Indonesia, bahkan kepada dunia, bahwa keberagaman dapat dikelola dengan dialog tanpa mengorbankan salah satu dari setiap entitas yang ada.*

*) Penulis adalah Direktur Eksekutif Indonesian Initiative for Strategic and Policy Studies (INISIATOR)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Sabtu 10 Oktober 2026: Seluruh Wilayah Berawan
Sambut Ulama Sufi Dunia di Banda Aceh: Polda Aceh Siagakan 1.820 Personel Gabungan
Ketahuan Sembunyi Sabu 621 Gram di Sepatu: Calon Penumpang Kualanamu Kabur Tinggalkan KTP
Dikejar Target 31 Desember: Pembangunan 919 Huntap Rp 299 Miliar di Sumut Dikebut
BULOG Pecahkan Rekor! Pengadaan Beras Nasional Tembus 4,1 Juta Ton, Sumut Kejar Target
Wagub Sumut Surya Desak Percepatan Huntap Korban Bencana, Jalan hingga Air Bersih Harus Tersedia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru