Refly Harun Desak Polda Metro Hentikan Perkara Roy Suryo Cs, Sebut Tak Layak Ditindaklanjuti
JAKARTA Koordinator Tim Hukum Troya, Refly Harun, mendesak Polda Metro Jaya untuk menghentikan penanganan perkara yang menyeret kliennya
NASIONAL
MEDAN -Sebuah aksi protes yang dipimpin oleh masyarakat adat dan petani di Sumatra Utara menghadirkan sorotan publik yang intens. Dalam demonstrasi yang berlangsung di depan kantor Gubernur Sumatra Utara, mereka tidak hanya menyoraki nama Prabowo dan Jokowi, tetapi juga menyerukan tuntutan yang tegas terhadap pemerintah.
Aksi Protes dan TuntutanPara peserta aksi, yang dipimpin oleh Koordinator Aksi bernama Ustad Darul, menegaskan bahwa mereka adalah pendukung setia Jokowi sejak tahun 2014 dan Prabowo saat pemilihan presiden sebelumnya. Namun, mereka mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap kinerja pemerintah dalam memperhatikan nasib para petani dan masyarakat di Desa Sampali.
Desakan kepada PemerintahUstad Darul dengan tegas menyerukan kepada Presiden Jokowi dan Presiden terpilih Prabowo Subianto agar memperhatikan kebutuhan dan nasib para petani serta masyarakat di Desa Sampali. Mereka menuntut agar janji-janji yang pernah diberikan kepada mereka di masa lalu diwujudkan dengan tindakan nyata dari pemerintah.
Kekecewaan terhadap Pj Gubernur SumutSelain itu, Ustad Darul juga menyampaikan kekecewaannya terhadap Pj Gubernur Sumut, Hassanudin, karena tidak berada di tempat saat massa aksi datang ke kantor gubernur. Mereka merasa bahwa pemerintah tidak serius dalam menanggapi tuntutan mereka. Ancaman untuk membawa massa dengan jumlah yang lebih besar juga disuarakan sebagai bentuk desakan kepada pemerintah.
Harapan untuk KeadilanAksi protes ini mencerminkan aspirasi masyarakat adat dan petani yang menginginkan keadilan dan perlindungan terhadap hak-hak mereka. Mereka menuntut agar pemerintah mendengarkan suara mereka dan bertindak sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi rakyat.
Tantangan bagi PemerintahInsiden ini merupakan tantangan bagi pemerintah untuk merespons dengan serius tuntutan dan aspirasi rakyat. Perlunya langkah-langkah konkret dan kebijakan yang proaktif untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh masyarakat adat dan petani di Sumatra Utara.
KesimpulanAksi protes yang dipimpin oleh masyarakat adat dan petani di Sumatra Utara menyoroti ketidakpuasan dan desakan mereka terhadap pemerintah. Tuntutan akan keadilan dan perlindungan terhadap hak-hak mereka menjadi sorotan utama, menunjukkan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan dan kebijakan publik.
(N/014)
JAKARTA Koordinator Tim Hukum Troya, Refly Harun, mendesak Polda Metro Jaya untuk menghentikan penanganan perkara yang menyeret kliennya
NASIONAL
JAKARTA Tim hukum Troya (Tifa and Roy&039s Advocate) berencana melaporkan Wakil Ketua Peradi Bersatu, Lechumanan ke pihak kepolisian.
NASIONAL
JAKARTA Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) menegaskan bahwa misi kemanusiaan untuk Gaza tidak akan berhenti meski sembilan relawan war
INTERNASIONAL
JAKARTA Pemerintah menyatakan kondisi perekonomian Indonesia saat ini masih berada dalam posisi yang lebih kuat dibandingkan saat krisis
EKONOMI
JAKARTA Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyoroti kinerja sejumlah pejabat di lingkungan kementeriannya yang dinilai menyebabk
PEMERINTAHAN
JAKARTA PT PLN (Persero) mengungkap penyebab gangguan listrik yang menyebabkan pemadaman di sejumlah wilayah Sumatera pada Jumat (22/5/2
NASIONAL
BANDA ACEH Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh memeriksa sebanyak 15 saksi terkait kasus kebakaran dan pengrusakan yang terjadi
HUKUM DAN KRIMINAL
SUMATRA UTARA Pemadaman listrik massal terjadi di sejumlah wilayah Sumatra Utara pada Jumat malam, 22 Mei 2026. Peristiwa yang terjadi se
PERISTIWA
DENPASAR TNI Angkatan Darat (AD) menyatakan kesiapan penuh mendukung pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan di Provinsi Bali. Duk
NASIONAL
MEDAN Dekranasda Kota Medan bersama PT Fast Retailing Indonesia (Uniqlo Indonesia) bersinergi memperkuat ekosistem Usaha Mikro Kecil dan
EKONOMI