Kabar Baik Cuma 1 Korban, Tak Ada Nyawa Melayang di Kebakaran Bapenda DKI
JAKARTA Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat menyebutkan korban yang berhasil diselamatkan dalam
PERISTIWA
BANDUNG – Sekelompok guru besar dan dosen dari Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar deklarasi Pemilu Beradab, sebuah inisiatif untuk mendorong praktik demokrasi yang lebih bermartabat menjelang Pemilihan Umum 2024. Namun, upaya mereka untuk menyuarakan nilai-nilai etika dan kesantunan dalam proses demokrasi di Indonesia mengalami insiden yang tidak terduga.
Dalam acara deklarasi yang digelar melalui platform Zoom Meeting, para peserta dari berbagai kalangan diundang untuk berpartisipasi secara daring. Namun, momentum yang seharusnya menjadi wadah untuk menyampaikan pesan-pesan positif tersebut berubah menjadi momen yang memalukan ketika video tak senonoh tiba-tiba diputar selama acara.
Kejadian tersebut disebut-sebut sebagai sabotase terhadap upaya penyelenggaraan acara yang telah dipersiapkan dengan matang. Video tak senonoh tersebut menghebohkan peserta dan merusak seremoni yang seharusnya sarat dengan nilai-nilai moral dan integritas.
Meskipun demikian, para penggagas deklarasi, yang mayoritas adalah guru besar dan dosen ITB, tetap berkomitmen pada tujuan utama mereka. Lebih dari 100 orang pengajar dari berbagai fakultas di ITB bergabung dalam aksi ini, menegaskan sembilan poin penting untuk memastikan proses demokrasi yang lebih bermartabat dan berkualitas.
Acara tersebut seharusnya menjadi panggung bagi para pemimpin untuk menunjukkan teladan dalam menjalankan tugas publik mereka dengan integritas dan tanggung jawab. Namun, insiden ini menimbulkan keprihatinan dan menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara nilai-nilai yang dipegang teguh dan realitas yang terjadi.
Dalam konteks ini, kejadian tersebut menyoroti pentingnya kesadaran akan tanggung jawab dan integritas dalam setiap tindakan, terutama dalam upaya membangun demokrasi yang sehat dan beradab. Semua pihak diharapkan dapat mengambil pelajaran dari insiden tersebut untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai etika dalam kehidupan berdemokrasi.
Sejalan dengan itu, perlu adanya tindakan yang tegas untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan, sambil tetap memperjuangkan nilai-nilai demokrasi yang sesuai dengan semangat Pancasila dan konstitusi negara.
(A/08)
JAKARTA Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat menyebutkan korban yang berhasil diselamatkan dalam
PERISTIWA
JAKARTA Sosiolog dari Universitas Syiah Kuala Aceh, Ahmad Humam Hamid, menyampaikan harapannya usai Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabum
POLITIK
JAKARTA Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri dikerahkan untuk mendalami penyebab kebakaran yang melanda Gedung Badan Pendapat
PERISTIWA
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah mengklaim dirinya menjadi korban kriminalisasi setelah tersere
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026, kondisi yang langsung memicu rencana evaluasi dari Ketua Umum PSSI Eric
OLAHRAGA
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) menjadi syarat mutlak bagi Satua
KESEHATAN
JAKARTA Harga emas Antam hari ini naik tinggi setelah kemarin sempat jatuh cukup dalam. Harga emas Antam 24 karat naik Rp40.000 per gram l
EKONOMI
MEDAN PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) d
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kasus keracunan usai menyantap hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG) terus terjadi di sejumlah daerah, seperti Semarang, Jayapura, d
NASIONAL
JAKARTA Roy Suryo telah empat kali mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden
HUKUM DAN KRIMINAL