BREAKING NEWS
Sabtu, 08 Agustus 2026

Gibran Blusukan ke Aceh, Pengamat: Satu Aja, Negara Harus Serius

Nurul - Sabtu, 08 Agustus 2026 11:15 WIB
Gibran Blusukan ke Aceh, Pengamat: Satu Aja, Negara Harus Serius
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mengecek pembangunan Jembatan Teupin Mane, Kecamatan Juli, Bireuen, Aceh, Kamis (6/8/2026). (Foto: Dok. Sekretariat Wakil Presiden RI)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Sosiolog dari Universitas Syiah Kuala Aceh, Ahmad Humam Hamid, menyampaikan harapannya usai Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau kondisi pascabencana di Aceh. Ia berharap pemerintah dapat serius dalam menangani proses penanganan dan pemulihan wilayah terdampak.

"Satu aja, berharap negara ini serius, itu cukup. Berharap negara serius," ujar Humam dalam keterangannya, Jumat (7/8/2026). Menanggapi kunjungan Wapres Gibran tersebut, Humam turut berharap kunjungan itu membawa hasil yang baik bagi masyarakat Aceh. "Mudah-mudahan baik," ujarnya.

Sebagai informasi, sejak bencana banjir dan longsor besar melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada 2024 lalu, pemerintah terus mendorong percepatan pemulihan infrastruktur dan layanan dasar pascabencana. Wapres Gibran sendiri baru saja meninjau langsung kondisi pascabencana di Aceh pada Kamis (6/8/2026).

Baca Juga:

Gibran menyatakan bahwa pemerintah terus bekerja secara optimal untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan layanan dasar di Aceh. Ia juga menyadari masih ada sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan dan tantangan yang perlu terus dibenahi. "Kehadiran saya di Aceh hari ini adalah untuk melihat langsung kondisi di lapangan, memantau perkembangan penanganan pascabencana yang sedang berjalan, sekaligus mendengar langsung aspirasi, masukan, dan kebutuhan masyarakat terdampak," kata Gibran dalam keterangannya, Kamis (6/8/2026).

Gibran turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, relawan, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha, hingga seluruh elemen masyarakat yang telah bergotong royong membantu proses pemulihan. Ia berjanji pemerintah akan terus mengawal penyelesaiannya agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman. "Semangat gotong royong ini sangat berharga, namun pembangunan infrastruktur yang aman dan layak pakai adalah tanggung jawab negara," ucap Gibran.* (k/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Turun Langsung ke Tebing Sungai, Gibran Saksikan Dampak Banjir Bireuen dari Dekat
Satgas PRR Percepat Huntap di Gayo Lues, 3.660 KK Segera Dapat Hunian Tetap
Panen Pujian, TNI Rampungkan 415 Jembatan Pascabencana Sumatera
Baru 16 Persen Cair dari Rp135 M, Satgas PRR Kebut Pemulihan Lima Puluh Kota Sebelum Tahun Ini Habis
Anggaran Rp100 Triliun Mulai Cair, 12 Kementerian Kebut Pemulihan Bencana di Sumatera
Kebutuhan Pemulihan Pasaman Barat Bengkak Jadi Rp1,19 Triliun, Satgas PRR Kebut Realisasi TKD
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru