Pelajar Tewas Ditembak saat Tawuran di Medan, Polisi Akui Penyelidikan Masih Terkendala
MEDAN Kasus tewasnya seorang pelajar berinisial Daffa Al Bukhari (17) yang diduga tertembak saat terjadi tawuran di kawasan Jalan Tol de
HUKUM DAN KRIMINAL
SEMARANG – Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) ke-23 yang diselenggarakan di UIN Walisongo, Semarang, menghasilkan sebuah rumusan yaitu Semarang Charter.
Konferensi ini menampilkan sembilan rumusan, salah satunya adalah pentingnya para pemuka agama dan institusi untuk lebih aktif terlibat dalam dialog antarumat beragama di seluruh dunia. Tema utama yang diusung adalah “Redefining the Roles of Religion in Addressing Human Crisis: Encountering Peace, Justice, and Human Right Issues.”
Acara ini menyatukan ratusan intelektual Muslim internasional untuk merumuskan solusi terhadap berbagai permasalahan kemanusiaan global. Para peserta konferensi berfokus pada pemikiran konseptual terkait isu-isu kemanusiaan, dengan menyesuaikan pandangan agama dengan realitas yang dihadapi saat ini.
Plt Rektor UIN Walisongo, Prof. Dr. Nizar Ali, menegaskan bahwa pemikiran yang dihasilkan dalam konferensi ini bersifat mutlak dalam menanggapi isu-isu kemanusiaan global. Rekomendasi-rekomendasi tersebut didasarkan pada kajian empiris dan mendalam dari para akademisi yang tidak hanya mempertimbangkan aspek agama, tetapi juga realitas praktis yang dihadapi.
“Kajian-kajian yang dipunyai tentu harus disesuaikan dengan praktik kenyataan realitas yang terjadi di muka bumi,” ucap Nizar. (2/2/2024)
Semarang Charter, yang terdiri dari sembilan poin, diharapkan akan menjadi landasan penting bagi Indonesia dalam menghadapi krisis kemanusiaan global. Dokumen ini akan diumumkan pada penutupan AICIS dan diserahkan kepada Kementerian Luar Negeri serta diangkat secara global di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Muhammad Ali Rhamdani, berharap bahwa AICIS dapat menghasilkan kesepakatan bersama untuk mengatasi krisis kemanusiaan global. Ia menekankan pentingnya AICIS sebagai forum akademik yang tidak hanya memberikan analisis teoritis, tetapi juga solusi konkret terhadap berbagai krisis global.
Konferensi ini diadakan sebagai wadah bagi para pakar dan akademisi untuk berdiskusi secara mendalam tentang isu-isu global yang membutuhkan pemikiran terobosan dan solusi bersama. Dengan statusnya sebagai konferensi keislaman terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, AICIS memiliki peran strategis dalam merespons tantangan-tantangan kemanusiaan global.
(FZ)
MEDAN Kasus tewasnya seorang pelajar berinisial Daffa Al Bukhari (17) yang diduga tertembak saat terjadi tawuran di kawasan Jalan Tol de
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia resmi menerbitkan Panda Bond senilai 7 miliar yuan atau sekitar Rp18,4 triliun di pasar keuangan China seba
EKONOMI
JAKARTA Pengacara Hotman Paris Hutapea angkat bicara terkait keberadaan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie
NASIONAL
JAKARTA Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengungkap adanya seseorang yang memintanya untuk tidak terburuburu mengundurkan diri se
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan praktik penggelembungan atau markup anggaran dalam proses pengadaan di sejumlah lemba
NASIONAL
WASHINGTON Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi memberlakukan tarif impor baru sebesar 10 hingga 12,5 persen terhadap 89 neg
INTERNASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif dan nonblok dalam men
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) melimpahkan tersangka beserta barang bukti dalam perkara dugaan korupsi pengelolaan tambang PT Asmin Ko
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan fitnah terkait ijazah Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi), Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, mengklaim t
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melontarkan sejumlah candaan saat menghadiri puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke28 Partai Kebangki
NASIONAL