Ketika Negarawan Gagal Menjaga Lidah di Negeri Majemuk
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
SEMARANG – Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) ke-23 yang diselenggarakan di UIN Walisongo, Semarang, menghasilkan sebuah rumusan yaitu Semarang Charter.
Konferensi ini menampilkan sembilan rumusan, salah satunya adalah pentingnya para pemuka agama dan institusi untuk lebih aktif terlibat dalam dialog antarumat beragama di seluruh dunia. Tema utama yang diusung adalah “Redefining the Roles of Religion in Addressing Human Crisis: Encountering Peace, Justice, and Human Right Issues.”
Acara ini menyatukan ratusan intelektual Muslim internasional untuk merumuskan solusi terhadap berbagai permasalahan kemanusiaan global. Para peserta konferensi berfokus pada pemikiran konseptual terkait isu-isu kemanusiaan, dengan menyesuaikan pandangan agama dengan realitas yang dihadapi saat ini.
Plt Rektor UIN Walisongo, Prof. Dr. Nizar Ali, menegaskan bahwa pemikiran yang dihasilkan dalam konferensi ini bersifat mutlak dalam menanggapi isu-isu kemanusiaan global. Rekomendasi-rekomendasi tersebut didasarkan pada kajian empiris dan mendalam dari para akademisi yang tidak hanya mempertimbangkan aspek agama, tetapi juga realitas praktis yang dihadapi.
“Kajian-kajian yang dipunyai tentu harus disesuaikan dengan praktik kenyataan realitas yang terjadi di muka bumi,” ucap Nizar. (2/2/2024)
Semarang Charter, yang terdiri dari sembilan poin, diharapkan akan menjadi landasan penting bagi Indonesia dalam menghadapi krisis kemanusiaan global. Dokumen ini akan diumumkan pada penutupan AICIS dan diserahkan kepada Kementerian Luar Negeri serta diangkat secara global di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Muhammad Ali Rhamdani, berharap bahwa AICIS dapat menghasilkan kesepakatan bersama untuk mengatasi krisis kemanusiaan global. Ia menekankan pentingnya AICIS sebagai forum akademik yang tidak hanya memberikan analisis teoritis, tetapi juga solusi konkret terhadap berbagai krisis global.
Konferensi ini diadakan sebagai wadah bagi para pakar dan akademisi untuk berdiskusi secara mendalam tentang isu-isu global yang membutuhkan pemikiran terobosan dan solusi bersama. Dengan statusnya sebagai konferensi keislaman terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, AICIS memiliki peran strategis dalam merespons tantangan-tantangan kemanusiaan global.
(FZ)
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
JAKARTA Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan pengalamannya saat masih menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Gerakan Pemuda Ka&039bah (GPK) Imam Fauzan A. Uskara membantah tudingan adanya pemecatan massal ratusan pengurus Dewa
POLITIK
JAKARTA PT Pertamina International Shipping (PIS) menyatakan dua kapalnya, Pertamina Pride dan Gamsunoro, hingga kini masih berada di kawa
NASIONAL
PADANG LAWAS Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Padang Lawas mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Desa Gan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Politikus PAN Surya Utama alias Uya Kuya melaporkan dugaan penyebaran berita bohong yang mencatut namanya ke Polda Metro Jaya. Lap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Google dilaporkan menggandeng perusahaan kacamata EssilorLuxottica untuk memperkuat pengembangan kacamata pintar berbasis Android
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan penyelesaian seluruh berkas layanan pertanaha
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Suara lirih namun tenang itu keluar dari Dr. Badjora Muda Siregar, dokter bedah senior berusia 87 tahun, sesaat setelah
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor), Kamser Maroloan Sitanggang, menyampaikan surat terbuka kepada Komisi III
HUKUM DAN KRIMINAL