Bongkar Mega Skandal Haji Rp622 Miliar, KPK Siap 'Gempur' Sidang Yaqut Pakai 303 Saksi
JAKARTA Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menghadirkan sekitar 303 saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi kuota haji 20232
HUKUM DAN KRIMINAL
BITVONLINE.COM -Setiap tahun, perayaan Hari Raya Idul Adha selalu diwarnai dengan peningkatan konsumsi daging kambing. Namun, seiring dengan tradisi ini, muncul pula mitos yang menyebutkan bahwa daging kambing dapat menyebabkan hipertensi atau darah tinggi. Mitos ini telah beredar luas di masyarakat, bahkan mempengaruhi keputusan sebagian orang untuk menghindari konsumsi daging kambing.
Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Aru Ariadno, SpPD KGEH, menegaskan bahwa anggapan ini sebenarnya tidak tepat. “Hipertensi tidak berhubungan langsung dengan daging kambing tetapi tergantung pada cara mengolahnya,” paparnya .
Menurut dr. Aru, faktor yang membuat daging kambing dapat meningkatkan tekanan darah adalah proses memasaknya yang sering kali menggunakan bumbu-bumbu dengan kadar garam tinggi atau penyedap rasa. “Penyedap rasa yang akan menyebabkan tekanan darah menjadi naik. Bila memiliki hipertensi, sebaiknya hindari terlalu asin, penyedap rasa, dan terlalu gurih,” tambahnya.
Namun demikian, dr. Aru juga mengingatkan bahwa konsumsi daging kambing yang berlebihan tidak dianjurkan, terutama bagi mereka yang memiliki masalah dengan kadar kolesterol dan asam urat. “Mengonsumsi daging kambing atau sapi secara berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol dan asam urat dalam tubuh,” jelasnya.
Bagi mereka yang memiliki masalah kesehatan seperti kolesterol tinggi atau asam urat yang tidak terkontrol, dr. Aru menyarankan untuk membatasi konsumsi daging, terutama jeroan seperti torpedo, yang dapat mengandung lemak jenuh tinggi.
Selain itu, penting bagi setiap individu untuk memperhatikan cara memasak yang sehat dan tidak berlebihan dalam menggunakan bumbu-bumbu yang dapat mempengaruhi tekanan darah dan kesehatan secara keseluruhan.
Perayaan Idul Adha adalah momen berbagi dan bersyukur, namun juga penting untuk tetap menjaga kesehatan tubuh. Dengan memahami fakta seputar konsumsi daging kambing dan cara memasak yang tepat, diharapkan masyarakat dapat menikmati hidangan khas Idul Adha dengan lebih bijak dan sehat.
IdulAdha, DagingKambing, Hipertensi, Kesehatan, GayaHidupSehat
JAKARTA Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menghadirkan sekitar 303 saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi kuota haji 20232
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA DPR RI resmi menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 20262031. Destry akan menggantikan Perry Wa
EKONOMI
JAKARTA Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin angkat bicara soal kebijakan sekolah yang tetap berjalan di tengah kondisi kabut as
KESEHATAN
TANJAB TIMUR Kondisi Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, kembali menjadi sorotan. Bagia
PEMERINTAHAN
TANJAB TIMUR Seorang pemuda berinisial NF alias Enong (19) diamankan polisi setelah diduga melakukan tindak pidana pencabulan terhadap per
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi di Sumatera Utara mengalami kenaikan mulai 1 September 2026. Penyesuaian harga dilakukan
EKONOMI
JAKARTA Emisi karbon akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia sepanjang tahun ini mencapai 17,1 juta ton metrik. Angka ter
NASIONAL
JAKARTA DPR RI menyelesaikan 16 rancangan undangundang (RUU) untuk disahkan menjadi undangundang sepanjang tahun sidang 20252026. Capai
POLITIK
JAKARTA Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR akan menjadikan kritik dan masukan masyarakat sebagai bahan untuk memperbaiki diri. Menu
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit rumah mewah milik Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni (VLA). Pen
HUKUM DAN KRIMINAL