BREAKING NEWS
Minggu, 31 Agustus 2025

11 Anak di Blitar Meninggal Akibat Demam Berdarah, Kasus Meningkat Drastis pada 2024

BITVonline.com - Kamis, 16 Januari 2025 09:44 WIB
11 Anak di Blitar Meninggal Akibat Demam Berdarah, Kasus Meningkat Drastis pada 2024
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAWA TIMUR -Kabupaten Blitar, Jawa Timur, tercatat mengalami lonjakan signifikan dalam kasus demam berdarah dengue (DBD), dengan 11 anak usia 3 hingga 10 tahun meninggal dunia akibat penyakit tersebut sejak awal Januari 2024 hingga pekan pertama Januari 2025. Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Eko Wahyudi, mengungkapkan bahwa 10 kematian terjadi sepanjang tahun 2024, sementara satu anak lainnya meninggal pada Januari 2025.

“Pada tahun 2024, terdapat 1.362 kasus demam berdarah yang tercatat, meningkat hampir enam kali lipat dibandingkan tahun 2023 yang hanya tercatat 238 kasus,” ujar Eko Wahyudi dalam keterangannya kepada Kompas.com pada Kamis (16/1/2025).

Lonjakan kasus tersebut menurut Eko disebabkan oleh cuaca ekstrem yang terjadi selama musim penghujan. Ia menyebutkan bahwa puncak kejadian kasus demam berdarah pada tahun 2024 terjadi pada bulan Maret, April, dan Mei, dengan masing-masing tercatat 256, 237, dan 197 kasus. Setelah bulan Mei, kasus DBD mulai menurun hingga mencapai angka terendah pada bulan September 2024 dengan hanya 44 kasus.

Baca Juga:

Namun, sejak Oktober hingga Desember 2024, kasus demam berdarah mulai kembali meningkat, dengan bulan Desember tercatat 66 kasus. Hingga pekan pertama Januari 2025, sudah tercatat 32 kasus, dengan satu kematian.

Eko menambahkan bahwa meski Dinas Kesehatan terus berupaya untuk menangani kasus ini, ia tidak dapat memastikan kapan puncak kasus demam berdarah akan kembali terjadi pada 2025. Namun, pihaknya terus mengimbau masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk dan meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus dengue.

Baca Juga:

“Peningkatan kasus demam berdarah sangat dipengaruhi oleh musim penghujan. Kami terus mengingatkan masyarakat untuk menjaga lingkungan bebas dari sarang nyamuk dan mendukung upaya pencegahan,” katanya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar juga telah meningkatkan kapasitas tenaga medis dan fasilitas kesehatan untuk menangani lonjakan kasus yang mungkin terjadi di tahun 2025.

(N/014)

0 komentar
Tags
beritaTerkait
Resmi Mundur, Eko Patrio dan Uya Kuya Tinggalkan Kursi DPR RI
Gampong Lampanah Dayah Gelar Penyuluhan Internet Sehat untuk Remaja dan Keluarga
Rektor Universitas Al Azhar Medan Serukan Aksi Damai: Prihatin atas Eskalasi Kekerasan Demonstrasi di Berbagai Kota Indonesia
Polda Sumut Gelar Ibadah Oikumene, Doakan Kedamaian Bangsa di Tengah Gejolak Nasional
Sejumlah Menteri Unggah Dukungan ke Presiden Prabowo: "Kami Bersamamu Pak Presiden"
Uya Kuya Terlihat di Bandara Usai Rumahnya Dijarah Massa, Netizen: Kabur?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru