Dugaan Penyimpangan Proyek Rehab SLB Batu Bara Rp1,7 Miliar Dilaporkan ke Kejari
BATU BARA Dugaan penyimpangan dalam proyek rehabilitasi asrama SLB Negeri Batu Bara tahun anggaran 2024 senilai Rp1,7 miliar dilaporkan
HUKUM DAN KRIMINAL
Jakarta – Telkom melalui layanan digital Netmonk Prime kini mengincar sektor perbankan sebagai target untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan jaringan. Netmonk Prime memungkinkan perusahaan di industri keuangan dan perbankan untuk memantau kinerja jaringan, server, serta Web/API dengan cara yang lebih andal dan mudah dibandingkan metode manual. Monitoring jaringan sangat krusial di sektor perbankan, mengingat tingginya volume transaksi dan layanan yang melibatkan data sensitif.
Dengan Netmonk Prime, tim IT dapat melacak kecepatan transfer data, konektivitas antar-cabang, serta memantau status mesin ATM dan layanan perbankan online secara real-time. Hal ini bertujuan untuk memastikan operasional berjalan lancar tanpa hambatan. Selain itu, Netmonk Prime juga memainkan peran penting dalam aspek keamanan. Layanan ini mampu mendeteksi aktivitas mencurigakan, seperti percobaan serangan siber atau anomali dalam lalu lintas data yang dapat mengancam keamanan sistem perbankan.
Komang Budi Aryasa, EVP Digital Business Telkom, menjelaskan bahwa Netmonk Prime membantu perusahaan untuk mengidentifikasi kapan waktu yang tepat untuk meningkatkan kapasitas jaringan, proaktif menjaga kualitas layanan, serta mendeteksi potensi masalah sejak dini. Dengan kemampuan analisis pola penggunaan jaringan, perusahaan dapat mengoptimalkan pemeliharaan jaringan tanpa mengganggu operasional utama.
“Netmonk Prime memungkinkan perusahaan untuk melihat pola penggunaan jaringan dengan lebih detail, termasuk saat peak hours dan waktu dengan penggunaan rendah, sehingga pemeliharaan dapat dijadwalkan tanpa mengganggu operasional utama,” ujar Komang.
Layanan ini juga memberikan laporan yang membantu menentukan waktu yang ideal untuk menambah kapasitas jaringan, seiring dengan pertumbuhan bisnis yang terus meningkat. Di sektor perbankan, kebutuhan akan server yang andal dan aman sangatlah kompleks. Bank perlu mengelola data transaksi finansial dengan cepat, aman, dan efisien, yang mengharuskan adanya server dengan tingkat keamanan tinggi untuk menjaga data nasabah dari ancaman peretasan dan kebocoran informasi.
Selain itu, server harus mampu menangani penyimpanan data berskala besar dan kompatibilitas dengan sistem lama yang masih banyak digunakan oleh bank. “Kondisi server yang mengalami latensi atau keterlambatan jaringan tinggi bisa berisiko besar bagi reputasi suatu bank. Oleh karena itu, kualitas jaringan yang stabil dan aman menjadi kunci keberhasilan operasional perbankan,” tambah Komang.
(christie)
BATU BARA Dugaan penyimpangan dalam proyek rehabilitasi asrama SLB Negeri Batu Bara tahun anggaran 2024 senilai Rp1,7 miliar dilaporkan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan vonis terhadap tiga terdakwa dalam perkara dugaan korups
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Paskah 2026 kepada umat Kristiani di Indonesia. Ia mengajak
NASIONAL
JAKARTA PSSI menegaskan proses naturalisasi pemain diaspora yang memperkuat Timnas Indonesia telah dilakukan secara sah sesuai ketentuan
OLAHRAGA
JAKARTA Tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 diperkirakan masih tinggi di tengah ketidakpastian global. S
EKONOMI
TORAJA UTARA Perkelahian yang melibatkan aparat keamanan terjadi di sebuah tempat hiburan malam di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Sela
HUKUM DAN KRIMINAL
SOLO Presiden ke7 RI Joko Widodo menilai keputusan pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto untuk tidak menaikkan harga bahan
EKONOMI
JAKARTA Panglima TNI Agus Subiyanto menginstruksikan prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon untuk menghentikan selu
NASIONAL
JAKARTA Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi kemunculan fenomena iklim ekstrem yang disebut Godzilla El Nino mulai Apri
NASIONAL
TEHERAN Pemerintah Iran mendesak negaranegara Arab untuk mengusir pasukan Amerika Serikat dari pangkalan militer di kawasan Timur Tenga
INTERNASIONAL