Kabar OTT di Bogor Mencuat, KPK: Tidak Benar!
BOGOR Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah informasi mengenai operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat di Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Angka kasus katarak di Indonesia masih berada dalam tingkatan yang mengkhawatirkan. Data Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa lebih dari 250.000 kasus baru muncul setiap tahunnya, sementara jumlah tindakan operasi katarak yang dilakukan baru mencapai 180.000 per tahun. Hal ini membuat kesenjangan kebutuhan operasi katarak masih cukup besar.
Menanggapi situasi tersebut, Presiden Direktur JEC Korporat, Dr. dr. Johan Hutauruk, SpM(K), menegaskan pentingnya edukasi dan konsistensi dalam penanganan katarak guna menekan angka kasus kebutaan di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa kehilangan penglihatan akibat katarak berdampak langsung pada produktivitas seseorang, mengingat penderita harus bergantung pada orang lain dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
"Kebutaan akibat katarak adalah kondisi yang sebenarnya dapat direhabilitasi. Namun, masih banyak orang yang tidak memiliki akses terhadap tindakan medis yang memadai," ujar dr. Johan dalam keterangan tertulis yang diterima pada Sabtu (15/2/2025). Selain dampak sosial, beban ekonomi yang ditimbulkan juga sangat besar. Data Kementerian Kesehatan pada 2019 menyebutkan bahwa rata-rata pengeluaran pasien dengan kebutaan di kedua mata mencapai Rp 170–196 juta, belum termasuk biaya tidak langsung akibat hilangnya produktivitas.
Operasi Katarak Gratis di Lima Cabang JEC
Sebagai bentuk kepedulian terhadap tingginya angka kasus katarak, JEC Eye Hospitals and Clinics menggelar program Bakti Katarak, yaitu operasi katarak gratis bagi masyarakat yang membutuhkan. Program ini dilaksanakan dalam rangka memperingati hari jadi ke-41 JEC dengan target penerima manfaat sebanyak 150 pasien.
"Sejak didirikan pada 1984, JEC terus mengupayakan optimalisasi penglihatan dan kualitas hidup masyarakat. Melalui Bakti Katarak, kami ingin memberikan kesempatan bagi para penderita katarak untuk kembali mendapatkan penglihatannya, sehingga mereka dapat menjalani hidup yang lebih produktif," tambah dr. Johan.
Program operasi katarak gratis ini akan berlangsung sepanjang Februari 2025 di lima cabang JEC, yaitu:
- RS Mata JEC Menteng
- RS Mata JEC Kedoya
- RS Mata JEC Orbita Makassar
- Klinik Utama Mata JEC Pasuruan
- Klinik Utama Mata JEC Bekasi (lokasi kick-off program pada Sabtu ini)
Selain tindakan operasi, pasien yang menjalani operasi katarak dalam program ini juga akan mendapatkan layanan kontrol pascaoperasi serta obat-obatan secara cuma-cuma hingga pemulihan tuntas.
Manfaat Ekonomi dari Operasi Katarak
Lebih lanjut, dr. Johan mengungkapkan bahwa operasi katarak terbukti memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Berdasarkan data yang ada, setiap investasi sebesar USD 1 untuk pengobatan katarak dapat menghasilkan pengembalian ekonomi hingga USD 20,5.
"Pada peringatan ulang tahun ke-41 JEC, kami mengusung tema 'Love Your Work' yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan mata dalam menjalani pekerjaan. Kami berkomitmen untuk memberikan layanan kesehatan mata berkualitas dengan penuh kepedulian, sehingga lebih banyak masyarakat dapat kembali produktif setelah menjalani operasi katarak," ujarnya.
Selama lebih dari empat dekade, JEC telah memberikan operasi katarak gratis kepada hampir 4.000 orang yang membutuhkan. JEC juga terus menghadirkan teknologi terbaru dalam layanan Katarak, Lensa, dan Bedah Refraktif di seluruh cabangnya. Dengan teknologi seperti Phacoemulsification dan Femtosecond Laser-Assisted Cataract Surgery (FLACS), JEC telah melakukan lebih dari 200.000 operasi katarak bagi pasiennya sejak didirikan.
Dengan keberlanjutan program seperti Bakti Katarak, JEC berharap semakin banyak penderita katarak di Indonesia yang dapat kembali melihat dunia dengan jelas dan menjalani kehidupan yang lebih produktif.
(tb/a)
BOGOR Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah informasi mengenai operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat di Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Kepala Inspektorat Kota Banda Aceh berinisial FD, 58 tahun, dan seorang pria berinisial AM, 22 tahun, dijerat dengan Pasal 46
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (BEM USU) menggelar aksi unjuk rasa di
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara masih memiliki lima jabatan yang belum terisi. Kepala Badan Kepegawaian Pemerintah Provinsi Sum
PEMERINTAHAN
MEDAN Kepala Seksi Operasi dan Latihan (Kasiopslat) Wing Udara 1 Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Kepulauan Riau, Mayor Laut Faisal Mul
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan mencatat 170 unit rumah rusak akibat cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wil
PERISTIWA
BANDA ACEH Personel Tim Rimueng Koetaradja Satreskrim Polresta Banda Aceh menangkap AA, 24 tahun, warga salah satu gampong di Kecamatan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya mengapresiasi kontribusi Universitas Sumatera Utara (USU) dalam mendorong kemajuan pendidikan,
PEMERINTAHAN
PANGKALPINANG Dedikasi, keterbukaan terhadap informasi publik, dan komitmen membangun komunikasi dengan insan pers mendapat apresiasi da
NASIONAL
BATU BARA Bapenda Kabupaten Batu Bara kembali membuka layanan pajak daerah dalam rangka mendukung program Bupati Batu Bara Sinergi Melayan
PEMERINTAHAN