BREAKING NEWS
Kamis, 20 Agustus 2026

BEM USU Gelar Aksi di Lapangan Merdeka, Kritik MBG hingga Kebijakan Pemerintah: Apakah Kita Sudah Benar-Benar Merdeka?

Administrator - Kamis, 20 Agustus 2026 17:50 WIB
BEM USU Gelar Aksi di Lapangan Merdeka, Kritik MBG hingga Kebijakan Pemerintah: Apakah Kita Sudah Benar-Benar Merdeka?
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam BEM USU menggelar aksi unjuk rasa di depan Lapangan Merdeka, Jalan Balai Kota, Kecamatan Medan Barat, Kamis, 20 Agustus 2026. (foto: Rahmad/Mistar)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (BEM USU) menggelar aksi unjuk rasa di depan Lapangan Merdeka, Jalan Balai Kota, Kecamatan Medan Barat, Kamis, 20 Agustus 2026.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membentuk lingkaran besar dan duduk di tengah jalan. Mereka menyampaikan sejumlah orasi sambil membakar ban.

Kadiv Kajian dan Analisa BEM USU, Satrio Sianturi, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan mahasiswa terhadap kondisi Indonesia setelah 81 tahun merdeka.

Baca Juga:

"81 tahun kita merdeka, 81 tahun luka kita rayakan. Pertanyaannya apakah kita sudah benar-benar merdeka? Memang tidak banyak kita hadir di sini, tapi suara kecil ini akan terus bertumbuh melawan rezim biasa itu," ujar Satrio.

Dalam orasinya, Satrio menyinggung kondisi masyarakat di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara yang masih menghadapi dampak bencana.

Menurut dia, sebagian masyarakat di wilayah tersebut masih berjuang memulihkan kondisi kehidupan dan perekonomian setelah dilanda bencana.

"Tapi nyatanya pemerintah malah menggelontorkan dana ke program Makan Bergizi Gratis (MBG). Artinya apa, rakyat Indonesia bukan prioritas pemerintah. Ini harus kita lawan," katanya.

Kritik mahasiswa kemudian diarahkan pada pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menilai program pemerintah tersebut perlu mendapat pengawasan lebih ketat.

Mahasiswa lain yang menyampaikan orasi juga menyinggung persoalan dugaan korupsi yang berkaitan dengan program MBG.

"Buktinya sudah ada, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang lama ditangkap kasus korupsi. Dana pendidikan dikurangi sampai 20%, padahal pendidikan sangat penting bagi masyarakat. Untuk itu, kita butuh perubahan itu dan kita menjadi agennya. Kita yang mengubah itu semua, bukan orang lain," katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan mahasiswa sebagai bagian dari kritik terhadap arah kebijakan pemerintah.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemprov Sumut Masih Cari Pejabat untuk 5 Jabatan Kosong, Bukan Lewat Lelang
Cuaca Ekstrem Melanda Medan, BPBD Catat 170 Rumah Rusak di 8 Kecamatan
Dies Natalis ke-74, USU Diminta Perkuat Riset dan Kolaborasi untuk Pembangunan Sumut
Wamenko Pangan Ungkap Masalah Kopdes Merah Putih
Zulhas Janji Benahi MBG dalam Dua Bulan: Kami Bereskan
82 Dapur MBG Dibangun dengan Rp110,8 Miliar, Eks Waka BGN Ungkap Asal Dana: Anggaran Hamba Allah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru