BREAKING NEWS
Rabu, 14 Januari 2026

Lhok Mata Ie, Pink Beach Pertama di Aceh dengan Gradasi Pasir Merah Muda!

Raman Krisna - Senin, 17 November 2025 11:11 WIB
Lhok Mata Ie, Pink Beach Pertama di Aceh dengan Gradasi Pasir Merah Muda!
Pantai Lhok Mata Ie di Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar. (foto: wisata_daerah_aceh)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH – Bagi anak muda Banda Aceh dan Aceh Besar, Pantai Lhok Mata Ie di Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, bukan lagi nama asing.

Namun, pantai tersembunyi di balik perbukitan ini kini menyimpan rahasia baru: fenomena Pink Beach.

Keunikan pasirnya yang bercampur semburat merah muda menjadikan Lhok Mata Ie pantai pertama di Aceh dengan gradasi warna pink, mengingatkan pada Pink Beach di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga:

Terletak sekitar 15 km dari pusat Kota Banda Aceh, tepatnya di Desa Lampageu atau Ujong Pancu, pantai ini menawarkan suasana damai dengan hamparan pasir lembut, air laut biru jernih, dan bebatuan besar yang menyerupai granit di Belitung.

Ukuran pantainya yang relatif kecil, sekitar 20–30 meter, memberikan sensasi privat bagi pengunjung.

Fenomena pink pada pasir disebabkan serpihan cangkang kerang dan terumbu karang yang terbawa ombak, mirip mekanisme terbentuknya Pink Beach di Labuan Bajo.

Meski gradasi warnanya tidak sekuat di NTT, keindahannya tetap memikat mata pengunjung.

"Baru kali ini juga dengar," ujar Junaidi, warga lokal sekaligus pemandu wisata, saat ditanya mengenai fenomena pink di Lhok Mata Ie.

Untuk mencapai Pink Beach, pengunjung harus mendaki perbukitan dari pemukiman Ujong Pancu, perjalanan yang memakan waktu sekitar 45–60 menit.

Jalur ini menyuguhkan panorama perkebunan, hutan asri, dan sumber mata air segar.

Bagi pengunjung wanita, aturan ketat diberlakukan: wajib didampingi pemandu lokal kecuali keluarga, serta batas waktu tiba pukul 12.00 WIB dan harus meninggalkan pantai maksimal pukul 17.00 WIB.

Biaya pendampingan guide lokal sekitar Rp 200.000 per kelompok, mencakup pendampingan, pengarahan trek, dan pengawasan barang dari monyet.

Alternatif lain adalah akses menggunakan perahu, dengan tarif hampir sama.

Di lokasi, pengunjung tidak akan menemukan pedagang atau kios makanan, sehingga logistik pribadi wajib dipersiapkan.

Biaya masuk ke lokasi Rp 5.000 per orang, parkir sepeda motor Rp 5.000, dan mobil Rp 20.000.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Dedi Yuswadi AP, menyatakan bahwa fenomena Pink Beach di Lhok Mata Ie menambah daya tarik destinasi wisata Aceh.

"Setiap hal positif yang bisa menjadi daya tarik baru bagi pariwisata Aceh patut didukung. Fenomena pasir berwarna pink tentu menarik perhatian dan istimewa, apalagi ini pertama di Aceh," ujarnya.

Senada, Anggota DPRA Fraksi PKB, Munawar Ar atau Ngoh Wan, menekankan pentingnya kelestarian pantai.

Pengunjung diwajibkan tidak meninggalkan sampah agar keindahan Pink Beach tetap terjaga. Aturan pengelolaan ini juga mendukung branding wisata halal Aceh.

Pink Beach Lhok Mata Ie kini menjadi destinasi unggulan bagi pecinta alam, aktivitas luar ruang, dan wisatawan yang mencari pengalaman berbeda dari pantai pada umumnya.*


(tm/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Expo Sawit Summit 2025 UIN Ar-Raniry: Wadah Kreativitas Mahasiswa dan Inovasi Produk Lokal
UIN Ar-Raniry Gelar Jalan Sehat Milad ke-62, 3.400 Peserta Padati Area Kampus
Prakiraan Cuaca Aceh Hari Ini, Senin 17 November 2025: Mayoritas Wilayah Diguyur Hujan Ringan
PLN Turunkan 821 Personel, Listrik Aceh Kembali Normal Setelah 11 Jam Padam
Tim Gabungan Bongkar Sawit Ilegal 18,5 Hektare di Kawasan Hutan Aceh Barat Daya
Kapolres Aceh Tamiang Ganti Uang Jalan Sopir Ambulans Relawan PAS Usai Kecelakaan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru