Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026!
JAKARTA Pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan ini diambil dalam sidang isbat
NASIONAL
MEDAN- Calon Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, kembali mencuri perhatian dalam acara debat calon gubernur yang digelar di Medan. Dalam sesi debat yang membahas tentang pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan pendapatan daerah, Bobby menyoroti berbagai isu terkait pengelolaan sumber daya alam dan pelayanan publik, khususnya masalah kekurangan pasokan air bersih di Kota Medan.
Dalam kesempatan tersebut, Bobby mengungkapkan bahwa tidak semua BUMD di Sumut dapat memberikan kontribusi yang maksimal untuk kesejahteraan masyarakat. Ia mengungkapkan, meskipun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) memiliki potensi besar dalam memberikan pendapatan untuk daerah, mereka juga seharusnya berfungsi sebagai pelayan masyarakat. Salah satu contoh yang disorot Bobby adalah pengelolaan PDAM Tirtanadi, yang menjadi pemasok utama air bersih di Medan dan sekitarnya.
“PAD dan sektor pajak serta retribusi memang penting, namun kita harus melihat bahwa BUMD juga punya fungsi pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya adalah PDAM Tirtanadi, yang 80 persen melayani kebutuhan air bersih di Medan. Sayangnya, kadang air yang disalurkan tidak lancar, bahkan seringkali air yang keluar berwarna coklat. Meskipun begitu, pembayaran tagihan tetap harus dilakukan setiap bulan,” ujar Bobby dengan nada serius.
Bobby Nasution menegaskan bahwa pengelolaan BUMD harus melibatkan dua aspek: pertama, untuk mengoptimalkan pendapatan daerah, dan kedua, untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Ia berjanji akan melakukan perbaikan signifikan terhadap pengelolaan BUMD jika terpilih menjadi Gubernur Sumatera Utara.
“Kita harus kelola BUMD dengan baik agar tidak hanya mengandalkan pemasukan daerah saja, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Kami berkomitmen akan memperbaiki kinerja BUMD agar bisa memberikan layanan yang lebih baik dan lebih stabil, khususnya dalam penyediaan air bersih,” tambahnya.
Selain PDAM Tirtanadi, Bobby juga menyinggung pentingnya peningkatan kinerja Bank Sumut, yang menurutnya bisa menjadi alat strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap Bank Sumut dapat lebih maksimal dalam memberikan akses pembiayaan dan program jaminan pinjaman untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Bobby melanjutkan, sebagai calon gubernur, ia berkomitmen untuk memperbaiki seluruh BUMD yang dikelola oleh pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Salah satu fokusnya adalah memastikan bahwa pengelolaan sektor perkebunan, seperti kelapa sawit, dapat lebih efisien dan berkelanjutan.
“Bank Sumut, misalnya, kita ingin jadikan sebagai bank yang lebih inovatif dan kompetitif, seperti bank-bank daerah lainnya yang telah sukses. Sementara itu, untuk sektor perkebunan, kita berjanji tidak akan mengalami defisit. Kita akan memastikan hasil perkebunan, terutama sawit, bisa dikelola dengan baik dan mendatangkan manfaat maksimal bagi daerah dan masyarakat,” ujar Bobby.
Bobby juga berjanji untuk meningkatkan infrastruktur dan fasilitas publik lainnya di Sumut untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial. Ia menekankan bahwa perbaikan BUMD dan sektor publik lainnya adalah langkah awal untuk memaksimalkan potensi daerah yang belum sepenuhnya terkelola dengan baik.
Isu kekurangan pasokan air bersih yang sering dikeluhkan warga Medan menjadi salah satu topik utama dalam debat ini, mengingat pentingnya air bersih untuk kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Warga Medan berharap agar calon pemimpin dapat segera menemukan solusi konkret untuk masalah tersebut, serta menjamin bahwa layanan publik, terutama yang terkait dengan air dan infrastruktur dasar, dapat berjalan dengan lebih baik.
Bobby Nasution sendiri, dalam debat tersebut, berkomitmen untuk menjadikan BUMD yang lebih efisien dan proaktif dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk penyediaan air bersih yang merata.
Acara debat calon gubernur ini semakin menegaskan komitmen Bobby Nasution untuk membawa perubahan nyata di Sumatera Utara, tidak hanya dari segi pembangunan infrastruktur, tetapi juga pengelolaan sumber daya alam dan pelayanan publik yang lebih transparan dan responsif.
Bobby Nasution akan terus memantapkan dukungannya terhadap sektor-sektor vital seperti air bersih, perbankan daerah, dan perkebunan, guna menciptakan Sumatera Utara yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi. (JOHANSIRAIT)
JAKARTA Pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan ini diambil dalam sidang isbat
NASIONAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa target pembukaan 19 juta lapangan kerja di era pemerintahan Presiden Prabowo
EKONOMI
JAKARTA Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA, resmi dipecat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) ole
KESEHATAN
JAKARTA Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menjelaskan pemindahan lokasi Sidang Isbat 1 Ramadan 1447 H ke Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, b
NASIONAL
JAKARTA Umat Muslim di berbagai negara bersiap menyambut Ramadan 1447 Hijriah. Tahun ini, durasi puasa di belahan bumi utara terbilang l
NASIONAL
JAKARTA Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah negara memutuskan untuk mengubah nama resmi mereka. Langkah ini dilakukan dengan beragam a
NASIONAL
TANGSEL Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan lanjutan terkait dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan D
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Forum Sinergi Komunitas Merah Putih (FSKMP) menyatakan akan melaporkan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, ke kepol
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Revitalisasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Bagan Percut, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, yang baru diresmi
EKONOMI
PAKISTAN Sedikitnya 17 orang tewas akibat serangkaian ledakan bom dan baku tembak antara polisi dan militan di barat laut Pakistan, Seni
INTERNASIONAL