KPK Sita Rp5 Miliar Lebih dalam Lima Koper dari Kasus Korupsi Bea Cukai
TANGSEL Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan lanjutan terkait dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan D
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN- Calon Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, kembali mencuri perhatian dalam acara debat calon gubernur yang digelar di Medan. Dalam sesi debat yang membahas tentang pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan pendapatan daerah, Bobby menyoroti berbagai isu terkait pengelolaan sumber daya alam dan pelayanan publik, khususnya masalah kekurangan pasokan air bersih di Kota Medan.
Dalam kesempatan tersebut, Bobby mengungkapkan bahwa tidak semua BUMD di Sumut dapat memberikan kontribusi yang maksimal untuk kesejahteraan masyarakat. Ia mengungkapkan, meskipun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) memiliki potensi besar dalam memberikan pendapatan untuk daerah, mereka juga seharusnya berfungsi sebagai pelayan masyarakat. Salah satu contoh yang disorot Bobby adalah pengelolaan PDAM Tirtanadi, yang menjadi pemasok utama air bersih di Medan dan sekitarnya.
“PAD dan sektor pajak serta retribusi memang penting, namun kita harus melihat bahwa BUMD juga punya fungsi pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya adalah PDAM Tirtanadi, yang 80 persen melayani kebutuhan air bersih di Medan. Sayangnya, kadang air yang disalurkan tidak lancar, bahkan seringkali air yang keluar berwarna coklat. Meskipun begitu, pembayaran tagihan tetap harus dilakukan setiap bulan,” ujar Bobby dengan nada serius.
Bobby Nasution menegaskan bahwa pengelolaan BUMD harus melibatkan dua aspek: pertama, untuk mengoptimalkan pendapatan daerah, dan kedua, untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Ia berjanji akan melakukan perbaikan signifikan terhadap pengelolaan BUMD jika terpilih menjadi Gubernur Sumatera Utara.
“Kita harus kelola BUMD dengan baik agar tidak hanya mengandalkan pemasukan daerah saja, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Kami berkomitmen akan memperbaiki kinerja BUMD agar bisa memberikan layanan yang lebih baik dan lebih stabil, khususnya dalam penyediaan air bersih,” tambahnya.
Selain PDAM Tirtanadi, Bobby juga menyinggung pentingnya peningkatan kinerja Bank Sumut, yang menurutnya bisa menjadi alat strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap Bank Sumut dapat lebih maksimal dalam memberikan akses pembiayaan dan program jaminan pinjaman untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Bobby melanjutkan, sebagai calon gubernur, ia berkomitmen untuk memperbaiki seluruh BUMD yang dikelola oleh pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Salah satu fokusnya adalah memastikan bahwa pengelolaan sektor perkebunan, seperti kelapa sawit, dapat lebih efisien dan berkelanjutan.
“Bank Sumut, misalnya, kita ingin jadikan sebagai bank yang lebih inovatif dan kompetitif, seperti bank-bank daerah lainnya yang telah sukses. Sementara itu, untuk sektor perkebunan, kita berjanji tidak akan mengalami defisit. Kita akan memastikan hasil perkebunan, terutama sawit, bisa dikelola dengan baik dan mendatangkan manfaat maksimal bagi daerah dan masyarakat,” ujar Bobby.
Bobby juga berjanji untuk meningkatkan infrastruktur dan fasilitas publik lainnya di Sumut untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial. Ia menekankan bahwa perbaikan BUMD dan sektor publik lainnya adalah langkah awal untuk memaksimalkan potensi daerah yang belum sepenuhnya terkelola dengan baik.
Isu kekurangan pasokan air bersih yang sering dikeluhkan warga Medan menjadi salah satu topik utama dalam debat ini, mengingat pentingnya air bersih untuk kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Warga Medan berharap agar calon pemimpin dapat segera menemukan solusi konkret untuk masalah tersebut, serta menjamin bahwa layanan publik, terutama yang terkait dengan air dan infrastruktur dasar, dapat berjalan dengan lebih baik.
Bobby Nasution sendiri, dalam debat tersebut, berkomitmen untuk menjadikan BUMD yang lebih efisien dan proaktif dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk penyediaan air bersih yang merata.
Acara debat calon gubernur ini semakin menegaskan komitmen Bobby Nasution untuk membawa perubahan nyata di Sumatera Utara, tidak hanya dari segi pembangunan infrastruktur, tetapi juga pengelolaan sumber daya alam dan pelayanan publik yang lebih transparan dan responsif.
Bobby Nasution akan terus memantapkan dukungannya terhadap sektor-sektor vital seperti air bersih, perbankan daerah, dan perkebunan, guna menciptakan Sumatera Utara yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi. (JOHANSIRAIT)
TANGSEL Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan lanjutan terkait dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan D
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Forum Sinergi Komunitas Merah Putih (FSKMP) menyatakan akan melaporkan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, ke kepol
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Revitalisasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Bagan Percut, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, yang baru diresmi
EKONOMI
PAKISTAN Sedikitnya 17 orang tewas akibat serangkaian ledakan bom dan baku tembak antara polisi dan militan di barat laut Pakistan, Seni
INTERNASIONAL
JAKARTA Pengamatan hilal untuk menentukan awal puasa Ramadhan 1447 Hijriah di sejumlah wilayah Indonesia menunjukkan hasil yang sama bu
NASIONAL
MEDAN Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, umat Muslim dianjurkan melakukan mandi sunnah sebagai bentuk penyucian diri,
AGAMA
ACEH BESAR Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Remaja Mesjid Besar Baitul Maghfirah Gampong Paya Tieng, Kecamatan Peka
NASIONAL
MEDAN Era digital menghadirkan banyak peluang untuk menambah penghasilan, salah satunya melalui game penghasil uang. Salah satu aplikasi
EKONOMI
MEDAN Menyambut awal Ramadan 1447 Hijriah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait pot
PERISTIWA
OlehDr. Ir. Justiani, M.Sc.JUDUL ini terasa relevan untuk merefleksikan kegelisahan yang pernah disampaikan Presiden Prabowo Subianto terka
OPINI