BREAKING NEWS
Senin, 02 Maret 2026

Mesjid Raya Baiturrahman, Destinasi Ibadah dan Wisata Religi Favorit Warga Aceh

T.Jamaluddin - Senin, 02 Maret 2026 07:53 WIB
Mesjid Raya Baiturrahman, Destinasi Ibadah dan Wisata Religi Favorit Warga Aceh
Pelataran Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh dipenuhi ribuan warga dan wisatawan, baik lokal maupun dari luar Aceh, menjelang waktu berbuka puasa pada Minggu (1/3/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH – Pelataran Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh dipenuhi ribuan warga dan wisatawan, baik lokal maupun dari luar Aceh, menjelang waktu berbuka puasa pada Minggu (1/3/2026).

Sejak pukul 16.30 WIB, pengunjung sudah memenuhi setiap sudut mesjid, sebagian menyiapkan takjil sambil menunggu alarm mesjid menandai waktu berbuka.

Anak-anak, remaja, hingga orang tua terlihat berjalan mencari tempat duduk, berswafoto, atau duduk santai menunggu berbuka dan solat Magrib berjamaah.

Baca Juga:


Suwito, pengunjung asal Aceh Tamiang, mengatakan, "Berbuka puasa dan menunaikan solat berjamaah di Mesjid kebanggaan warga Aceh merupakan keharusan setiap kali berkunjung ke Banda Aceh."

Keluarga Suwito rutin datang setiap tahun untuk berbuka, solat Magrib berjamaah, dan solat Tarawih sebelum kembali ke Kuala Simpang.

Selain sebagai tempat ibadah, Mesjid Raya Baiturrahman memiliki nilai sejarah tinggi.

Tgk Muzakkir, salah seorang jamaah tetap, menjelaskan mesjid ini pernah dibakar Belanda dan dibangun kembali.

Lokasinya juga menjadi saksi gugurnya seorang jenderal Belanda sebelum pelataran mesjid dibangun, di sisi kiri dahulu terdapat pohon ketapang sebagai saksi hidup sejarah itu.


"Mesjid Raya Baiturrahman bukan hanya tempat ibadah, tapi juga destinasi wisata religi. Setiap sore, ribuan pengunjung datang berkumpul dengan keluarga sambil menunggu berbuka puasa dan solat Magrib berjamaah," ujarnya.

Fenomena ramainya pengunjung ini menunjukkan tradisi masyarakat Aceh yang kuat dalam menjalankan ibadah sekaligus melestarikan nilai sejarah dan budaya lokal.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tragedi Bogor: Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Mengambang di Empang Permukiman
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru