Kawal Proyek Peta Dasar Rp 4,7 Triliun BIG dari Bank Dunia, Kejagung Pasang Badan Mencegah Korupsi
JAKARTA Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Intelijen (JAMIntel) Reda Manthovani bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) mengawal p
NASIONAL
KARO – Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, erupsi pada Senin, 31 Agustus 2026.
Setelah erupsi terjadi, status aktivitas Gunung Sinabung naik dari Level II atau Waspada menjadi Level III atau Siaga.
Baca Juga:
Kenaikan status tersebut tercantum dalam surat Badan Geologi Nomor 1441.Lap/GL.03/BGL/2026. Status Siaga mulai berlaku pada pukul 12.30 WIB.
"Sehingga tingkat aktivitas G. Sinabung mencakup dari Level II (Waspada) menjadi Level III (SIAGA) terhitung mulai tanggal 31 Agustus 2026 Pukul 12.30 WIB," demikian tertulis dalam website Badan Geologi, Senin (31/8/2026).
Badan Geologi juga mencatat adanya peningkatan aktivitas kegempaan Gunung Sinabung.
Dalam periode pengamatan tercatat 85 kali gempa vulkanik, satu kali gempa hembusan, dan satu kali tremor harmonik.
Masyarakat di sekitar Gunung Sinabung diminta meningkatkan kewaspadaan, termasuk terhadap kemungkinan terjadinya banjir lahar.
Sebelumnya, Penanggung Jawab Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, Armen Putra, mengatakan erupsi terjadi pada pukul 10.17 WIB.
Aktivitas erupsi masih berlangsung hingga siang hari.
"Erupsinya tadi jam 10.17 WIB dan sampai saat ini masih erupsi berupa abu vulkanik," kata Armen Putra, Senin (31/8/2026).
Kolom abu vulkanik dari erupsi Gunung Sinabung mencapai ketinggian sekitar 3.500 meter di atas puncak gunung.
Semburan abu bergerak ke arah timur-tenggara, termasuk menuju wilayah Kecamatan Berastagi dan kawasan Gunung Sibayak.
"Timur Tenggara ke arah Berastagi sama Gunung Sibayak," ucapnya.
Hujan abu juga dilaporkan mencapai permukiman warga.
Karena itu, masyarakat diminta tidak mendekati kawasan Gunung Sinabung dalam radius tiga kilometer.
"Masih jangan mendekat ke radius 3 kilometer, aman tapi hujan abu masih kena," tuturnya.
Dengan naiknya status Gunung Sinabung menjadi Level III atau Siaga, masyarakat di sekitar gunung diminta mengikuti arahan dan informasi resmi dari Badan Geologi serta petugas Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung.
Selain menjauhi radius tiga kilometer dari pusat aktivitas gunung, warga juga diminta mewaspadai potensi banjir lahar, terutama ketika terjadi hujan di kawasan puncak.
Perkembangan aktivitas Gunung Sinabung masih terus dipantau oleh petugas.
Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada informasi yang tidak berasal dari sumber resmi.* (d/ad)
JAKARTA Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Intelijen (JAMIntel) Reda Manthovani bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) mengawal p
NASIONAL
JAKARTA Akademisi Rocky Gerung menyoroti gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) terkait syarat pendidikan pencalonan Gibran Rakab
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pelestarian budaya dan cagar budaya merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya,
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi inovasi sosial yang digagas Kecamatan Medan Denai melalui program ANJELI dan K
PEMERINTAHAN
MEDAN Kualitas udara di Kota Medan dilaporkan memburuk akibat sebaran asap di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Wali Kota Medan Rico Waas me
KESEHATAN
BANDA ACEH Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh memperkuat komitmen memberikan pelayanan yang semakin humanis dan profesional kep
PERISTIWA
MEDAN Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) memasok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Minyakita dalam keg
EKONOMI
JAKARTA PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM meraih delapan penghargaan dalam ajang Environmental and Social Innovation Awar
NASIONAL
MEDAN Ketua Umum Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Adardam Achyar mempertanyakan pemidanaan terhadap surat yang dibuat advokat dalam menjal
POLITIK
MANDAILING NATAL Foto mobil dinas Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) digunakan untuk mengangkut
PERISTIWA