Fakta Sidang: Pria di Medan Bekap Istri hingga Tewas usai Cekcok
MEDAN Seorang pria, Asrizal (46), didakwa membunuh istrinya, Nur Sri Wulandari, di rumah mereka di kawasan Medan Helvetia, Kota Medan. P
HUKUM DAN KRIMINAL
Langkat – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), memaparkan kondisi perkebunan tebu di Sumatera Utara yang dinilainya memerlukan perbaikan besar. Saat mengunjungi PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Pabrik Gula (PG) Kwala Madu di Desa Sidomulyo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Selasa (21/1/2025), Zulhas menyoroti varietas tebu yang sudah usang dan kondisi tanaman yang tampak kurang subur.
“Tadi saya lihat perkebunannya, varietas tebunya sudah usang. Saya lihat di Lumajang, di Malang, jauh bedanya. Ini tebunya kena stunting, kurus-kurus,” ujar Zulhas. Ia menegaskan pentingnya memperbaiki varietas tebu agar produktivitas dapat meningkat secara signifikan. Menurutnya, dengan pabrik yang sudah tersedia dan rencana pembangunan tambahan, produksi gula dapat mencapai 60-70 ribu ton, bahkan mendekati 100 persen kapasitas dengan lahan yang ada.
“Jadi itu harus diperbaiki varietasnya. Saya sudah berbicara dengan Pj Bupati Langkat dan bupati terpilih untuk mengajak PTPN mengidentifikasi lahan yang cocok untuk tebu. Nanti bisa dikelola oleh generasi milenial dan dibiayai perbankan,” jelas Zulhas.
Direktur Utama PT SGN, Mahmudi, menyambut positif kunjungan Zulkifli Hasan yang mendorong percepatan swasembada pangan. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan memperbarui varietas tebu dan meningkatkan produktivitas. “Kami diberikan tugas untuk mencapai swasembada gula konsumsi melalui Perpres No. 40 Tahun 2023. Target kami semula di tahun 2029, kini dipercepat ke tahun 2027.
Kunjungan hari ini sangat memotivasi kami,” ujar Mahmudi. Saat ini produktivitas lahan berada di angka 70 ton per hektar, dan pihaknya menargetkan peningkatan hingga 85 ton per hektar. Selain itu, rendemen gula yang saat ini sebesar 6,5 persen akan ditingkatkan menjadi 8 persen dalam tiga tahun ke depan.
“Kami yakin bisa meningkatkan produksi gula hingga dua kali lipat pada tahun 2027,” tambah Mahmudi. PT SGN juga berencana memperluas area tanam tebu dari 6.200 hektar menjadi 9.000 hektar. Mahmudi berharap langkah ini dapat mengurangi disparitas harga gula antara Jawa, Bali, dan Sumatera Utara. “Saat ini kami hanya mampu mensuplai 20 persen kebutuhan gula Sumatera Utara.
Dengan pengembangan ini, kami menargetkan kontribusi hingga 50-60 persen,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa PT SGN telah mulai menggunakan varietas Nusantara untuk menggantikan varietas BZ yang dianggap sudah ketinggalan zaman. “Kami punya varietas Nusantara 1, 2, dan 3, serta PS. Tahun ini kami sudah menanam 600 hektar dengan varietas Nusantara,” ungkap Mahmudi.
(christie)
MEDAN Seorang pria, Asrizal (46), didakwa membunuh istrinya, Nur Sri Wulandari, di rumah mereka di kawasan Medan Helvetia, Kota Medan. P
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Badan Anggaran DPR RI, Said Abdullah, mengusulkan penggunaan sistem verifikasi biometrik seperti sidik jari atau retina ma
NASIONAL
BANDA ACEH Kepala Kepolisian Daerah Aceh, Marzuki Ali Basyah, menghadiri rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang digela
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan akan mengkaji dampak putusan Mahkamah Konstitusi yang menetapkan hanya Badan Pemeriksa K
NASIONAL
JAKARTA Persidangan perdana kasus penculikan dan pembunuhan kepala cabang bank, M Ilham Pradipta, mengungkap peran tiga prajurit TNI dal
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kementerian Sosial mulai menyiapkan transisi penggunaan kendaraan operasional berbasis listrik sebagai bagian dari upaya efisien
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan insentif bagi perusahaan yang memfasilitasi sertifikasi kompetensi bagi peserta program M
NASIONAL
KUPANG Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melepas Pawai Paskah Akbar 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin, 6 April 2026.
NASIONAL
LABUHANBATU Tim penjinak bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Sumatera Utara memusnahkan sebuah bom mortir yang ditemukan warga di kawasan Da
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan kementerian dan lembaga agar menggunakan anggaran negara secara disiplin dan
EKONOMI