Tingkatkan Ketakwaan dengan Memaafkan, Pesan Prof. Maizuddin di Khutbah Jumat
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA –Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi kini terjun langsung untuk menyelidiki siapa pemilik akun Kaskus dengan nama pengguna ‘Fufufafa’ yang tengah menjadi sorotan publik. Akun yang sering menyerang Prabowo dan keluarganya sejak sebelum Pilpres 2014 hingga 2019 ini tiba-tiba kembali ramai diperbincangkan setelah muncul dugaan bahwa akun tersebut mungkin terkait dengan Wakil Presiden RI terpilih, Gibran Rakabuming Raka.
Dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (10/9), Budi Arie Setiadi menjelaskan bahwa pihaknya sudah mulai menyelidiki akun tersebut. Ketika ditanya mengenai keterkaitan akun Fufufafa dengan Gibran Rakabuming Raka, Budi Arie secara tegas menyatakan bahwa akun tersebut bukanlah milik Gibran.
“Udah, udah, udah. Oh, maksudnya udah kita pelajarin,” ujar Budi Arie Setiadi, mengindikasikan bahwa kementeriannya sedang dalam proses pemeriksaan. Ia kemudian menegaskan, “Bukan lah bukan. Bukan (milik Gibran Rakabuming Raka),” meredam spekulasi yang berkembang di kalangan masyarakat dan media.
Namun, Budi Arie juga mengakui bahwa Kominfo belum berhasil mengidentifikasi sosok asli di balik akun tersebut. “Kita enggak tahu (siapa pemiliknya) tunggu lagi. Tunggu aja entar ada waktunya untuk kita,” ungkapnya. Ia meminta publik untuk bersabar karena penyelidikan ini memerlukan waktu lebih lama untuk memastikan kebenarannya.
Sebelumnya, Gibran Rakabuming Raka sudah memberikan klarifikasi mengenai tudingan kepemilikan akun Fufufafa. Menurut Gibran, ia tidak memiliki hubungan dengan akun tersebut dan menyarankan agar pihak-pihak yang meragukan untuk langsung bertanya kepada pemilik akun. “Ya, tanya yang punya akun,” katanya singkat saat blusukan di Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Solo, pada hari yang sama.
Keberadaan akun Fufufafa telah menjadi trending topic di media sosial (medsos), dengan jejak digitalnya yang terus didokumentasikan oleh netizen. Akun ini dikenal dengan konten-konten yang kontroversial, terutama terkait kritik terhadap tokoh-tokoh politik tertentu. Penggunaan akun anonim seperti ini sering kali menimbulkan pertanyaan mengenai tujuan dan agenda di baliknya.
Penyelidikan yang dilakukan oleh Kominfo diharapkan dapat membawa kejelasan mengenai identitas dan tujuan dari akun Fufufafa. Hal ini penting untuk memastikan tidak adanya penyebaran informasi yang dapat merusak reputasi individu atau institusi tanpa dasar yang jelas.
Dalam konteks ini, Budi Arie Setiadi menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan media sosial, terutama ketika menyangkut isu-isu sensitif yang dapat mempengaruhi opini publik dan stabilitas sosial.
Masyarakat kini menantikan hasil dari penyelidikan ini dengan harapan bahwa semua spekulasi dapat diredam dan kebenaran dapat terungkap. Akun-akun anonim di media sosial yang sering kali menjadi sumber dari berbagai spekulasi dan hoaks harus mendapatkan perhatian serius agar ruang digital tetap bersih dari praktik-praktik yang tidak etis dan merugikan pihak-pihak tertentu.
(n/014)
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan alasan di balik serangkaian pertemuannya dengan seju
POLITIK
JAKARTA Iran mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F35 milik Amerika Serikat (AS) di wilayah tengah negara tersebut pada Jumat,
INTERNASIONAL
JAKARTA Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam diplomasi energi global melalui kerja sama strategis dengan Korea Selatan, khususny
EKONOMI
BATAM Kepala Imigrasi Kota Batam, Hajar Aswad, dicopot dari jabatannya setelah terjerat dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial di Indonesia harus naik kelas agar pekerja ti
EKONOMI
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia atas kesediaannya un
INTERNASIONAL
BANTUL Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wates, Bantul, tepatnya di Argorejo, Sedayu, pada Jumat (3/4/2026). Sebuah mobil Toyota Ava
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini telah
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus
PEMERINTAHAN