Tragis! Nenek 70 Tahun di Tapsel Ditemukan Tewas dengan Luka di Wajah, Diduga Korban Pembunuhan
TAPSEL Warga Dusun Simandulu, Desa Palsabolas, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, digegerkan penemuan
PERISTIWA
BITVONLINE.COM -Badan Pusat Statistik (BPS) merilis laporan terbaru berjudul “Perempuan dan Laki-Laki di Indonesia 2024” yang mengungkapkan adanya kesenjangan signifikan dalam gaji antara laki-laki dan perempuan di Indonesia. Dalam laporan tersebut, rata-rata gaji atau upah laki-laki tercatat sebesar Rp 3,30 juta per bulan, sedangkan perempuan hanya menerima Rp 2,57 juta per bulan.
Hasil ini menunjukkan adanya gap yang cukup besar dalam hal remunerasi antara kedua jenis kelamin. BPS juga mencatat bahwa kesenjangan gaji ini tidak berubah banyak dari tahun ke tahun, dengan laki-laki mendapatkan 56,2 persen dari total gaji yang ada, sementara perempuan hanya menerima 43,8 persen.
Dosen Sosiologi Universitas Padjadjaran, Farah Firsanty, menjelaskan ada beberapa faktor yang menyebabkan perempuan digaji lebih rendah dibanding laki-laki. Salah satunya adalah lebih banyaknya laki-laki yang menduduki posisi-posisi pengambil keputusan di perusahaan. Selain itu, perempuan cenderung lebih banyak bekerja di sektor-sektor dengan upah yang lebih rendah.
Farah juga menambahkan bahwa beban pekerjaan rumah tangga yang lebih besar pada perempuan menjadi faktor yang mempengaruhi ketimpangan ini. “Beban pekerjaan rumah tangga membuat perempuan sulit untuk bekerja secara optimal, sehingga menimbulkan bias dari pemberi kerja yang menyebabkan upah perempuan lebih rendah, meski posisi mereka sama,” ujar Farah.
Dalam publikasi dari International Labour Organization (ILO) berjudul ‘Women at Work’, disebutkan juga tentang istilah “Motherhood Penalty” yang mengacu pada penurunan gaji bagi perempuan yang memiliki anak. Sebaliknya, “Fatherhood Bonus” menunjukkan bahwa laki-laki yang sudah menjadi ayah justru mendapatkan kenaikan gaji. Bahkan, perempuan yang memiliki anak diperkirakan mendapat gaji 42 persen lebih rendah dibandingkan perempuan tanpa anak.
Farah Firsanty mengatakan meski ada ketimpangan di awal karier, gaji perempuan akan semakin setara dengan laki-laki seiring bertambahnya pengalaman dan keterampilan. Namun, ketimpangan ini masih menjadi masalah yang harus diatasi.
Data dari United Nations Women Indonesia menunjukkan bahwa pekerjaan bergaji tinggi didominasi oleh laki-laki, dan perempuan hanya menempati seperempat dari posisi manajerial atau penyelia yang bergaji tinggi. Gaji perempuan di Indonesia bahkan lebih rendah sebesar 23 persen dibandingkan laki-laki, meskipun mereka memiliki tingkat pendidikan yang sama.
BPS juga menemukan bahwa gaji perempuan lulusan SD jauh lebih rendah daripada laki-laki yang berpendidikan setara. Gaji tertinggi dicatatkan oleh laki-laki lulusan perguruan tinggi, sementara gaji terendah diperoleh oleh perempuan lulusan SD.
Farah berharap dengan meningkatnya jumlah perempuan yang memasuki dunia kerja, khususnya di bidang manajerial, kesenjangan gaji ini akan semakin kecil. “Semakin banyak perempuan yang mengakses pekerjaan dengan kondisi yang lebih baik, kesenjangan ini akan semakin menutup,” tambahnya.
Pemerintah dan perusahaan juga diharapkan untuk mengambil langkah-langkah strategis dalam mengatasi kesenjangan gaji ini agar perempuan dapat merasakan keadilan dalam hal remunerasi.
(N/014)
TAPSEL Warga Dusun Simandulu, Desa Palsabolas, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, digegerkan penemuan
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah Kota Medan menerima Sertifikat Kategori Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2025 dari Badan Riset dan Inovasi Nasio
PEMERINTAHAN
MEDAN Medan Urban Runway yang digelar di Atrium Sun Plaza, Selasa (24/2/2026), mendapat apresiasi langsung dari Ketua Dekranasda Kota Me
EKONOMI
BATAM Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menargetkan Program Pemagangan Nasional (MagangHub) 2026 menjangkau seluruh provinsi di Indonesi
EKONOMI
NIAS SELATAN Suara tangis balita yang hendak diimunisasi terdengar seperti biasa di sejumlah Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kecamat
KESEHATAN
DENPASAR Polda Bali melalui Satgas Saber Pangan melakukan pengecekan dan monitoring harga bahan pokok di sejumlah titik distribusi dan p
EKONOMI
BADUNG Kepala Kepolisian Daerah Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya, menghadiri peresmian Kantor U.S. Consular Agency Bali yang berlokasi
NASIONAL
GIANYAR Wakapolres Gianyar, Kompol Willa Jully Nendissa, melakukan pengecekan langsung ke ruang pelayanan Sentra Pelayanan Kepolisian Te
NASIONAL
GIANYAR Polres Gianyar menggelar Apel Siaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) menjelang Ramadan 2026, Rabu (25/2/2026),
NASIONAL
TAPUT BupatiTapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si, meninjau hari terakhir Pemusatan Pelatihan Persiapan Se
PEMERINTAHAN