Dua Tahun Prabowo-Gibran: Wajah Baru BGN, Geser Fokus Target ke Pembenahan Mutu
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) mulai memperketat tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah mengalami pergantian pimpinan d
NASIONAL
MEDAN -Dinamika politik Sumatera Utara memasuki babak baru dengan adanya pembukaan ruang komunikasi dari DPD PDIP Sumut kepada Bobby Nasution terkait kontestasi Pilgub Sumut 2024. Langkah ini menandai pembukaan pintu bagi tokoh non-kader untuk berpartisipasi dalam pesta demokrasi, meskipun Bobby bukan lagi bagian dari jajaran kader PDIP.
Ketua Bappilu DPD PDIP Sumut, Mangapul Purba, dalam pernyataannya menegaskan bahwa hingga saat ini, Bobby Nasution belum menghubungi partai terkait keinginannya untuk maju dalam Pilgub Sumut. Hal ini sejalan dengan statusnya yang tidak lagi sebagai kader PDIP.
“Mangapul mengaku PDIP tidak mempersoalkan status Bobby yang bukan kader. PDIP disebut memberikan ruang komunikasi kepada Bobby, meskipun nantinya keputusan tetap di Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri,” demikian disitat dari detikSumut.
Pernyataan ini menunjukkan sikap terbuka dari PDIP dalam menghadapi dinamika politik yang berkembang, di mana partai tidak menghalangi tokoh dari luar untuk berkomunikasi dan berpartisipasi. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Langkah PDIP membuka penjaringan kandidat Pilkada serentak 2024 mulai 3 April hingga 20 Mei 2024 menjadi momentum penting dalam proses demokratisasi. Sejauh ini, tiga nama telah muncul sebagai bakal calon Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), dengan dua di antaranya berasal dari eksternal PDIP.
“Bakal calon gubernur yang sudah melakukan komunikasi dari internal PDI Perjuangan, yaitu Nikson Nababan. Sedangkan bakal calon dari eksternal, yaitu Edy Rahmayadi (Gubernur Sumut periode 2018-2023) dan Rahmansyah Sibarani,” ungkap Mangapul.
Kehadiran nama-nama ini mencerminkan pluralitas politik di Sumatera Utara dan memberikan warna baru dalam persaingan politik di daerah tersebut. Meskipun demikian, tantangan bagi tokoh non-kader seperti Bobby Nasution tidaklah kecil, mengingat dinamika internal partai serta potensi konflik dengan kepentingan politik yang sudah ada.
Sementara itu, kunci kesuksesan dalam menghadapi tantangan ini adalah melalui dialog dan komunikasi yang terbuka antara semua pihak terkait. Langkah PDIP membuka ruang bagi tokoh seperti Bobby Nasution menunjukkan pentingnya inklusivitas dan kerjasama dalam membangun demokrasi yang sehat dan dinamis.
Dengan berbagai potensi kandidat yang muncul, Pilgub Sumut 2024 akan menjadi ajang yang menarik untuk diamati, tidak hanya sebagai pertarungan politik, tetapi juga sebagai refleksi dari semangat demokrasi dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan daerah.
(k/09)
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) mulai memperketat tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah mengalami pergantian pimpinan d
NASIONAL
JAKARTA Presiden Mesir Abdel Fattah ElSisi menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas sambutan hangat selama kunjung
NASIONAL
JAKARTA Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju sebagai calon presid
POLITIK
JAKARTA Rukun iman dan rukun Islam merupakan dua fondasi utama dalam ajaran Islam yang saling melengkapi. Rukun iman berkaitan dengan keya
AGAMA
MEDAN Tim gabungan Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan TNI menggerebek lokasi yang diduga menjadi sarang narkoba di kawasan pinggir
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merespons wacana pemakzulan atau impeachment terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka setela
POLITIK
DELI SERDANG Tim gabungan kepolisian, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan TNI menggerebek lokasi yang diduga menjadi sarang narkoba di Kec
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada pembukaan perdagangan awal pekan, Senin (12/10/2026). IHSG bergerak di level 6.100
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) melemah tipis terhadap rupiah pada pembukaan perdagangan Senin (12/10/2026). Berdasarkan da
EKONOMI
MEDAN Aparat gabungan menggerebek sembilan titik yang diduga menjadi kawasan rawan peredaran narkoba di Sumatera Utara (Sumut). Dalam oper
HUKUM DAN KRIMINAL