Rico Waas: Jangan Wariskan Cerita Sedih, Kota Harus Tumbuh Tanpa Merusak Lingkungan
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengingatkan pemerintah kota di seluruh Indonesia agar tidak hanya fokus membangun gedung
PEMERINTAHAN
MEDAN – Senin (25/3/2024) menjadi saksi atas kegelisahan anggota komisi III DPRD Medan, Dhiyaul Hayati, yang menyoroti masalah yang telah lama mengemuka: insentif guru honorer yang tak kunjung cair. Sejak berbulan-bulan lalu, para guru honorer di Kota Medan telah menghadapi kekecewaan atas ketidakpastian pembayaran insentif mereka.
Dhiya, begitu ia akrab disapa, mengangkat isu ini dengan keras. Baginya, para guru adalah tulang punggung pendidikan yang mulia, dan mereka harus menjadi prioritas utama dalam alokasi anggaran. Namun, kenyataannya, insentif yang seharusnya menjadi penghargaan atas jasa mereka bahkan belum juga terbayar selama dua bulan terakhir.
“Tugas guru adalah membentuk generasi cerdas. Mereka layak mendapatkan penghargaan yang setimpal,” ungkap Dhiya, dengan nada keprihatinan yang menggema.
Tak hanya insentif bagi guru honorer, tapi juga bagi mereka yang mengajar di program maghrib mengaji telah terhenti. Keluhan ini bukanlah yang pertama kali terdengar, namun, masih belum menemui solusi yang memadai.
Fachrul, Ketua Forum Honorer Medan, mengonfirmasi bahwa seluruh insentif bagi guru honorer di Kota Medan telah terlambat cair selama dua bulan terakhir. Meskipun keluhan ini telah disampaikan ke DPRD dan Dinas Pendidikan, namun hingga kini belum ada jawaban pasti.
Ketidakpastian ini menjadi pukulan bagi para guru, terutama di tengah suasana menyambut hari Lebaran. Meskipun mereka menegaskan bahwa gaji utama tidak terlambat, namun, pentingnya insentif ini bagi mereka tak bisa diabaikan.
Namun, saat dikonfirmasi kepada pihak Dinas Pendidikan Medan, Benny Sinomba dan Sekretaris Dinas Pendidikan Kiky Zulfikar, tak ada respons yang diberikan. Ini menambah ketidakpastian dan kegelisahan bagi para guru honorer yang telah lama menanti pembayaran yang seharusnya menjadi hak mereka.
Sementara itu, suara Dhiya, Fachrul, dan para guru honorer lainnya menjadi panggilan untuk penyelesaian yang adil dan cepat atas masalah ini. Pendidikan adalah investasi bagi masa depan, dan penghormatan terhadap para pendidik adalah kewajiban yang tak bisa diabaikan oleh pemerintah setempat.
(AS)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengingatkan pemerintah kota di seluruh Indonesia agar tidak hanya fokus membangun gedung
PEMERINTAHAN
BATU BARA Rentetan dugaan kasus pencurian yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir di Kecamatan Talawi dan Kecamatan Tanjung Tiram sem
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Raman KrisnaANGGARAN negara pada hakikatnya adalah uang rakyat. Karena itu, setiap rupiah yang dibelanjakan pemerintah harus mampu dip
OPINI
TAPANULI SELATAN Sedikitnya 23 titik longsor dan badan jalan amblas ditemukan di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) SipirokTarutun
PERISTIWA
MEDAN Penyanyi muda asal Sumatera Utara, Felicia, berhasil melangkah ke babak Top 5 ajang pencarian bakat The Icon Indonesia yang ditaya
ENTERTAINMENT
MEDAN Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Medan ke436 yang jatuh pada 1 Juli 2026, Pemerintah Kota (Pemko) Medan menggelar
PEMERINTAHAN
JAKARTA Polda Metro Jaya meminta hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak gugatan praperadilan yang diajukan Roy Suryo te
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Peristiwa yang menyita perhatian terjadi di Desa Sunggal Kanan, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Seorang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan uji materi UndangUndang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilk
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Nama Raja Sisingamangaraja XII telah lama dikenang sebagai salah satu pahlawan terbesar dalam sejarah Indonesia. Ia tidak hanya di
SENI DAN BUDAYA