"Tough Guy", Sinyal Indonesia Penentu di BoP?
Oleh Michael F. Umbas. TIDAK semua pertemuan tingkat tinggi dunia melahirkan sejarah. Banyak di antaranya yang berlalu sekadar menjadi aja
OPINI
JAKARTA -Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, angkat bicara terkait spekulasi yang mencuat bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjadi pimpinan koalisi antara Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Dalam keterangan kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (18/3/2024), Airlangga menegaskan bahwa di dalam internal koalisi belum pernah ada pembahasan mengenai hal tersebut.
“Belum pernah ada pembicaraan,” tegas Airlangga.
Isu lain yang disinggung adalah kemungkinan Jokowi akan memimpin Partai Golkar. Airlangga dengan tegas menanyakan dari mana sumber isu tersebut berasal.
“Kata siapa?” respon singkat Airlangga.
Sebelumnya, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Afriansyah Noor, telah menanggapi isu tersebut dengan menyebut bahwa usulan tersebut muncul dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Namun, Afriansyah menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada pembahasan mengenai hal tersebut di internal koalisi.
“Soal ini saya sudah sampaikan bahwa usulan PSI itu baik-baik saja, tapi sampai sejauh ini koalisi besar belum ada bertemu dan belum ada membahas soal usulan PSI ini. Jadi usulan PSI ini menurut saya masih usulan baru PSI sendiri,” ungkap Afriansyah kepada wartawan pada Jumat (15/3).
Afriansyah juga menyoroti hubungan yang baik antara Jokowi dan Prabowo selama hampir lima tahun terakhir. Dia menekankan bahwa usulan dari PSI masih merupakan usulan baru, dan jika ada usulan tersebut akan dibahas secara kolektif oleh tokoh-tokoh dalam koalisi.
Komentar dari para tokoh politik ini menyoroti dinamika internal di antara partai-partai yang terlibat dalam koalisi politik. Sementara spekulasi dan isu-isu politik terus mengalir, penegasan dari Airlangga dan Afriansyah menyoroti pentingnya proses diskusi dan konsolidasi internal dalam mengambil keputusan yang strategis bagi arah politik masa depan.
(K/09)
Oleh Michael F. Umbas. TIDAK semua pertemuan tingkat tinggi dunia melahirkan sejarah. Banyak di antaranya yang berlalu sekadar menjadi aja
OPINI
DENPASAR Gubernur Bali, Wayan Koster, menghadiri pelantikan Rektor Universitas Mahasaraswati Denpasar, I Ketut Sukewati Lanang Putra Per
NASIONAL
WASHINGTON DC Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan kesiapan Indonesia menghadapi dinamika terbaru terkait kebijakan t
EKONOMI
MEDAN Bulan Ramadhan menjadi momentum utama bagi umat Muslim untuk meraih pahala berlimpah.Selain menahan lapar dan dahaga, ada sejumlah
AGAMA
DELI SERDANG Perayaan Imlek Bersama seDeli Serdang Tahun 2026 M/2577 Kongzili berlangsung meriah di Kito Convention Hall, Kecamatan Tan
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Kabupaten Deli Serdang menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan sekaligus iklim investasi yang ramah lingk
PEMERINTAHAN
SITAHUIS Plh. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Ernita Naibaho, bersama mitra pem
PEMERINTAHAN
BATU BARA Polemik pengelolaan anggaran Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) KeXVII Kabupaten Batu Bara Tahun Anggaran
NASIONAL
DENPASAR Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ni Putri Suastini Koster menekankan perlunya perhatian serius terhadap kasus HIV/AIDS yang masih me
KESEHATAN
DENPASAR Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ni Putri Suastini Koster memberikan dukungan penuh kepada Rasha Azzahra, siswi kelas XI SMAS Santo
NASIONAL