"Tough Guy", Sinyal Indonesia Penentu di BoP?
Oleh Michael F. Umbas. TIDAK semua pertemuan tingkat tinggi dunia melahirkan sejarah. Banyak di antaranya yang berlalu sekadar menjadi aja
OPINI
YOGYAKARTA – Ketegangan politik memanas di Yogyakarta setelah nama Erina Gudono, menantu Presiden Joko Widodo dan istri Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, mencuat sebagai bakal calon bupati Sleman dalam Pilkada 2024. Meskipun spekulasi awal mengaitkannya dengan dorongan dari pihak tertentu, DPD Partai Gerindra Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menegaskan bahwa nama Erina muncul semata-mata dari aspirasi masyarakat setempat.
Wakil Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPD Partai Gerindra DIY, Widi Handoko, mengklarifikasi bahwa tidak ada dorongan dari Presiden Jokowi terkait kemunculan nama Erina Gudono dalam bursa Pilkada Sleman. Widi menegaskan bahwa nama Erina muncul karena aspirasi masyarakat, bukan karena intervensi politik dari pihak manapun.
“Kami ingin menegaskan bahwa tidak ada dorongan dari Pak Jokowi terkait hal ini. Nama Erina Gudono muncul karena aspirasi dari masyarakat,” ungkap Widi saat dihubungi pada Selasa (12/3/2024).
Sementara dari internal Partai Gerindra DIY, sudah ada lima nama yang diajukan sebagai kandidat potensial untuk maju dalam Pilkada Sleman. Di antaranya adalah Lisman Pujakesuma, HR.Sukaptono, Anton Prabu Semendawai, dan kemungkinan pak Danang Wicaksana Sulistyo. Namun, terkait dengan partai koalisi, Widi menjelaskan bahwa belum ada penjajakan atau komunikasi yang dilakukan saat ini.
Namun demikian, Partai Gerindra DIY membuka pintu untuk kemungkinan berkoalisi dengan partai yang mengusung Prabowo-Gibran pada Pemilihan Presiden 2024. “Partai yang berpeluang menjadi koalisi adalah partai-partai pengusung Prabowo – Gibran pada saat Pilpres 2024. Namun demikian, tetap membuka pintu untuk partai-partai lainnya bergabung,” tegasnya.
Sementara itu, mengenai kemungkinan Erina Gudono diusung oleh Partai Gerindra, Widi menegaskan bahwa hal ini masih sebatas wacana dan belum ada pernyataan resmi dari pihak Erina maupun Partai Gerindra sendiri.
“Ini pun masih sebatas wacana, belum ada pernyataan resmi dari beliau dan pihak Gerindra sendiri juga belum pernah melakukan pendekatan secara personal untuk menemui beliau,” jelasnya.
Klarifikasi dari DPD Partai Gerindra DIY ini diharapkan dapat meredakan spekulasi dan kekhawatiran yang berkembang di masyarakat terkait politik lokal, serta memberikan pemahaman yang lebih jelas tentang dinamika politik di Sleman.
(K/09)
Oleh Michael F. Umbas. TIDAK semua pertemuan tingkat tinggi dunia melahirkan sejarah. Banyak di antaranya yang berlalu sekadar menjadi aja
OPINI
DENPASAR Gubernur Bali, Wayan Koster, menghadiri pelantikan Rektor Universitas Mahasaraswati Denpasar, I Ketut Sukewati Lanang Putra Per
NASIONAL
WASHINGTON DC Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan kesiapan Indonesia menghadapi dinamika terbaru terkait kebijakan t
EKONOMI
MEDAN Bulan Ramadhan menjadi momentum utama bagi umat Muslim untuk meraih pahala berlimpah.Selain menahan lapar dan dahaga, ada sejumlah
AGAMA
DELI SERDANG Perayaan Imlek Bersama seDeli Serdang Tahun 2026 M/2577 Kongzili berlangsung meriah di Kito Convention Hall, Kecamatan Tan
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Kabupaten Deli Serdang menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan sekaligus iklim investasi yang ramah lingk
PEMERINTAHAN
SITAHUIS Plh. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Ernita Naibaho, bersama mitra pem
PEMERINTAHAN
BATU BARA Polemik pengelolaan anggaran Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) KeXVII Kabupaten Batu Bara Tahun Anggaran
NASIONAL
DENPASAR Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ni Putri Suastini Koster menekankan perlunya perhatian serius terhadap kasus HIV/AIDS yang masih me
KESEHATAN
DENPASAR Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ni Putri Suastini Koster memberikan dukungan penuh kepada Rasha Azzahra, siswi kelas XI SMAS Santo
NASIONAL