Ustad Awaluddin: Tiga Amalan Utama untuk Meraih Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir
MEDAN Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan, menjadi momen paling dinanti umat Islam di 10 malam terakhir Ramadan. Mal
AGAMA
JAKARTA -Kisruh politik kembali mengguncang jagad pemerintahan Indonesia dengan munculnya laporan terhadap calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Laporan tersebut, menurut Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, diduga berkaitan dengan usulan hak angket untuk mendalami dugaan kecurangan dalam Pemilu 2024. Namun, di balik layar politik yang terbuka, terdapat narasi yang lebih kompleks.
Menurut Hasto Kristiyanto, setiap usulan yang diajukan oleh Ganjar Pranowo untuk menjalani hak angket langsung mendapat respons yang cepat dan tegas. Namun, seolah menjadi ironi, dalam waktu yang sama, laporan ke KPK terhadap Ganjar Pranowo pun muncul, mengguncang stabilitas politik dalam negeri. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar terkait motif dan kepentingan politik yang mungkin tersembunyi di balik pelaporan tersebut.
PDIP, sebagai partai politik yang memiliki kekuatan dan pengaruh besar, kini berada di persimpangan jalan. Mereka dihadapkan pada pilihan sulit: melanjutkan perlawanan secara struktural atau menyerah pada tekanan politik yang ada. Hasto Kristiyanto menyoroti penggunaan kata “demokrasi prosedural” sebagai tameng untuk menutupi potensi ketidakadilan dalam proses demokrasi yang seharusnya mewakili kehendak rakyat.
Pada intinya, laporan ke KPK terhadap Ganjar Pranowo memunculkan debat yang lebih dalam tentang kualitas demokrasi di Indonesia. Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kecurangan dalam Pemilu 2024 merupakan kombinasi dari praktik-praktik curang yang telah terjadi pada masa lampau. Dia menyoroti adanya intimidasi terhadap kepala daerah, yang menunjukkan adanya upaya untuk mempengaruhi jalannya proses demokrasi.
Sementara itu, Ganjar Pranowo sendiri telah membantah tudingan yang dilontarkan kepadanya. Dia menyatakan bahwa dia tidak pernah menerima gratifikasi sebagaimana yang dituduhkan oleh pihak yang melaporkannya ke KPK. Pernyataan ini menambah kebingungan dalam benang kusut kasus ini, sementara masyarakat terus menunggu kejelasan dari pihak berwenang.
Kehadiran KPK dalam kasus ini menjadi sentral dalam upaya menegakkan keadilan dan hukum di tengah maraknya dugaan korupsi dan kecurangan. Bagaimanapun juga, keberadaan lembaga anti-korupsi ini menjadi penting dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan.
Dengan demikian, kasus pelaporan terhadap Ganjar Pranowo tidak hanya menjadi tontonan politik belaka, tetapi juga mencerminkan dinamika demokrasi dan perjuangan melawan korupsi di Indonesia.
(K/09)
MEDAN Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan, menjadi momen paling dinanti umat Islam di 10 malam terakhir Ramadan. Mal
AGAMA
LEMBAR, NTB Upaya penyelundupan rokok ilegal tanpa pita cukai digagalkan jajaran TNI Angkatan Laut melalui Pangkalan TNI AL (Lanal) Mata
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gugatan yang dilayangkan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terhadap PT Toba Pulp Lestari (TPL) terkait dugaan penyebab bencana ba
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Rejang Lebong,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah resmi melarang anakanak di bawah usia 16 tahun menggunakan media sosial. Kebijakan ini mendapat dukungan dari para psi
KESEHATAN
JAKARTA Senator Amerika Serikat Lindsey Graham mendorong Arab Saudi untuk ikut bergabung dengan serangan AS dan Israel terhadap Iran. Pe
INTERNASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memimpin peringatan Nuzulul Qur&039an tingkat nasional tahun 1447 H/2026 M di Istana Negara, Komplek
PEMERINTAHAN
BATU BARA, 10 Maret 2026 Persoalan pintu air irigasi di Desa Sei Mataram, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara yang sempat viral
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) RI, Afriansyah Noor, melakukan kunjungan ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Ut
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menjelang musim mudik Lebaran 1447 H/2026 M, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurt
NASIONAL