Siswa Lampung Bakal Hadapi Soal Sulit Tiap Minggu, Ini Tujuan Disdikbud
BANDARLAMPUNG Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung menyiapkan strategi baru untuk meningkatkan kemampuan akademi
PENDIDIKAN
Jakarta – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa seorang murid di Medan, Sumatra Utara, yang dihukum oleh wali kelasnya untuk duduk di lantai selama jam pelajaran karena belum membayar uang sekolah. Cak Imin mengajak seluruh sekolah, baik swasta maupun negeri, untuk menyampaikan masalah yang mereka hadapi kepada pemerintah agar bisa segera dicari solusinya.
“Memprihatinkan ya, kepada semua penyelenggara sekolah swasta-negeri, please (tolong), kalau ada masalah sampaikan kepada pemerintah baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, pasti akan kita carikan solusi. Tidak ada pendidikan dasar menengah yang tidak kita berikan solusi,” ujar Cak Imin di Jakarta, Sabtu (11/1/2025).
Menurut Cak Imin, Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen kuat untuk menyelesaikan berbagai masalah yang dialami oleh masyarakat, termasuk dalam sektor pendidikan. “Saya jamin, Presiden Prabowo sudah berkomitmen semua masalah yang dihadapi rakyat akan kita atasi,” tegasnya. Insiden tersebut melibatkan MI, seorang murid kelas IV SD Yayasan Abdi Sukma di Medan, yang pada 6-8 Januari 2025 dihukum oleh gurunya, Haryati, untuk duduk di lantai selama beberapa jam karena menunggak pembayaran uang sekolah selama tiga bulan.
Video yang menunjukkan MI duduk di lantai selama pelajaran mengajar pun viral di media sosial dan menuai perhatian publik. Ibu MI, Kamelia, sangat terpukul melihat anaknya diperlakukan demikian. “Saya menangis benar-benar teriak karena dari hari Senin sampai Rabu anak saya disuruh duduk di lantai dari pagi sampai jam 1 siang,” ungkap Kamelia dengan suara gemetar.
Sebagai tindak lanjut, Ketua Yayasan Abdi Sukma Medan, Ahmad Parlindungan, menyatakan bahwa Haryati, wali kelas yang memberikan hukuman tersebut, telah diskors untuk sementara waktu dari tugas mengajarnya. Ahmad mengklarifikasi bahwa hukuman tersebut bukan kebijakan yayasan, melainkan keputusan sepihak dari Haryati.
“Semua siswa yang ada, mau bayar atau tidak, harus ikut belajar mengajar. Kami sangat kecewa dengan kondisi ini yang menjadi viral seluruh Indonesia,” ujar Ahmad, Sabtu (11/1/2025). Ia juga menambahkan bahwa pihak sekolah sudah meminta maaf kepada keluarga MI dan telah melakukan mediasi dengan orang tua murid. Meski demikian, Ahmad menegaskan bahwa tidak ada permasalahan pribadi antara wali kelas dan orang tua MI.
(christie)
BANDARLAMPUNG Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung menyiapkan strategi baru untuk meningkatkan kemampuan akademi
PENDIDIKAN
JAKARTA Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan bahwa kontrol atas Greenland merupakan hal yang tak bisa ditawar demi kepenti
INTERNASIONAL
BANDARLAMPUNG Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, meminta Bank Pembangunan Daerah (BPD) Lampung untuk meningkatkan penyaluran kred
EKONOMI
JAKARTA Wacana pengalihan mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) dari sistem langsung ke DPRD memicu penolakan dari sejumlah warga.
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa Wakil Katib Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta, Muzak
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kapolda Sumatera Utara, Irjen Whisnu Hermawan Februanto, melakukan mutasi terhadap sejumlah Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) di jaj
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang nelayan, Irfan alias Ipan Jengkol, divonis delapan tahun penjara atas pembunuhan remaja berusia 16 tahun, Muhammad Rasyid
HUKUM DAN KRIMINAL
JAMBI Seorang guru di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Agus Saputra, menjadi korban pengeroyokan sejumlah siswa pada Selasa (13/1/2026
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Unit Reserse Kriminal Polsek Medan Timur menangkap seorang pria berinisial M Dhanil, 39 tahun, atas dugaan pencurian baterai mobil
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kampus asal Korea Selatan, Hyejeon University, berencana menggelar festival kuliner bertajuk Local and KCulinary Competition di K
PENDIDIKAN