BREAKING NEWS
Sabtu, 14 Maret 2026

BGN Tegaskan Kematian Siswa MIN 2 Bengkulu Utara Tak Terkait Program MBG

Dharma - Selasa, 03 Maret 2026 20:38 WIB
BGN Tegaskan Kematian Siswa MIN 2 Bengkulu Utara Tak Terkait Program MBG
Siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Bengkulu Utara bernama Fatih yang meninggal dunia. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa meninggalnya seorang siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Bengkulu Utara bernama Fatih tidak berkaitan dengan konsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Nanik, informasi yang beredar di masyarakat dan mengaitkan kematian korban dengan dugaan keracunan makanan MBG tidak sesuai dengan fakta medis dan hasil pemeriksaan laboratorium.

"Fatih belum memakan menu MBG dari SPPG Giri Kencana ketika diketahui pingsan sebelum dibawa ke rumah sakit," kata Nanik di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Baca Juga:

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban mengalami pendarahan otak yang terdeteksi melalui pemindaian CT Scan di Rumah Sakit Bhayangkara.

Sebelumnya, Fatih sempat mendapatkan penanganan awal di RS Lagita Ketahun dalam kondisi kesadaran menurun dengan nilai Glasgow Coma Scale (GCS) 6, yang mengindikasikan cedera otak berat.

Karena membutuhkan fasilitas bedah saraf, korban kemudian dirujuk ke RS Tiara Sella untuk menjalani operasi. Fatih meninggal dunia sekitar 12 jam setelah tindakan operasi dilakukan.

Nanik juga menyampaikan bahwa hasil uji laboratorium oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terhadap sampel makanan MBG menunjukkan hasil negatif dari bakteri maupun zat berbahaya.

"Hasil uji BPOM menunjukkan seluruh sampel negatif, tidak ada bakteri E. coli, boraks, formalin, nitrit, arsen, sianida, ataupun temuan lain yang mengarah pada keracunan pangan," ujarnya.

Ia menambahkan, dari sekitar 1.800 penerima manfaat MBG pada hari tersebut, tidak ditemukan laporan gangguan kesehatan serupa.

"Dari 1.800 penerima manfaat, tidak ada laporan kejadian serupa. Hanya satu kasus ini, dan secara medis ditemukan adanya pendarahan otak," kata Nanik.

BGN menyampaikan duka cita atas wafatnya Fatih dan mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi hingga seluruh informasi resmi berdasarkan pemeriksaan medis dan laboratorium dipastikan.*


Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
MBG di Sleman Kini Lebih Transparan, Harga dan Kandungan Gizi Dicantumkan di Paperbag Siswa
Menu MBG SMA Negeri 1 Tanjung Tiram Disorot, Orang Tua Pertanyakan Kualitas Gizi: Apakah Sudah Sesuai Arahan Presiden?
Pasca Idul Fitri, layanan MBG ditargetkan menjangkau lebih dari 61 juta penerima manfaat.
WAKAPOLDA SUMUT RESMIKAN OPERASIONAL SPPG POLRES ASAHAN III DAN IV
Menu MBG SD 02 Kampung Lalang Diduga Tak Sesuai Instruksi Presiden, Orang Tua Murid Kecewa
BGN Hentikan 47 SPPG Selama Ramadhan, Temuan Pelanggaran Mutu MBG Berulang
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru