Pemkab Batu Bara Tegaskan Transformasi Batra Berjaya Demi Penguatan BUMD dan Peningkatan PAD
BATU BARA DPRD Kabupaten Batu Bara kembali menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Jawaban Bupati terhadap Pandangan Umum FraksiFraksi
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh wajib pajak terkait dengan kesulitan akses yang dialami pada sistem administrasi pajak baru, Coretax, yang mulai diterapkan pada 1 Januari 2025. Permintaan maaf tersebut disampaikan melalui keterangan tertulis nomor KT-02/2025, yang dirilis pada Jumat (10/1/2025).
“Dengan segala kerendahan hati, kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh wajib pajak atas kendala-kendala yang terjadi dalam penggunaan fitur-fitur layanan Coretax DJP yang menyebabkan terjadinya ketidaknyamanan dan keterlambatan layanan administrasi perpajakan,” tulis DJP dalam keterangan tersebut.
DJP menjelaskan bahwa mereka sedang berupaya untuk memperbaiki berbagai kendala yang terjadi, dengan berfokus pada penguatan jaringan dan kapasitas sistem. Beberapa langkah perbaikan yang telah dilakukan termasuk memperluas jaringan dan meningkatkan kapasitas bandwidth, serta menunjuk penanggung jawab untuk pengelolaan perusahaan terkait pembuatan faktur pajak.
Perbaikan lainnya mencakup pengaturan ulang kata sandi, pemadanan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan penggunaan teknologi pengenalan wajah (face recognition) untuk otorisasi sertifikat elektronik. Dalam hal pembayaran, aplikasi untuk pembuatan kode billing, pemindahbukuan, dan pembayaran tunggakan pajak juga mengalami pembaruan.
DJP juga mencatat bahwa hingga 9 Januari 2025 pukul 18.55 WIB, sebanyak 126.590 wajib pajak telah menerima sertifikat digital untuk menandatangani faktur pajak. Selain itu, 34.401 wajib pajak berhasil membuat faktur pajak dengan total 845.514 faktur, dan 236.221 faktur telah divalidasi.
Dalam keterangan tersebut, DJP berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan pada seluruh aplikasi dalam sistem Coretax DJP. Mereka juga mengucapkan terima kasih atas kesabaran dan kerja sama wajib pajak dalam mendukung pemerintah dalam mengimplementasikan sistem informasi yang lebih maju.
(christie)
BATU BARA DPRD Kabupaten Batu Bara kembali menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Jawaban Bupati terhadap Pandangan Umum FraksiFraksi
PEMERINTAHAN
BATU BARA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Pandangan Umum FraksiFraksi
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah akan menempatkan sejumlah perwakilan dari kementerian dan lembaga (K
EKONOMI
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menerima sejumlah tokoh ekonomi nasional yang terdiri dari mantan menteri hingga eks Gubernur Bank
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat ke l
EKONOMI
LANGKAT Seorang pemuda bernama M Sahili alias MS (21) tewas usai dikeroyok dan ditusuk sekelompok pria di Kecamatan Pangkalan Susu, Kabu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto membentuk BUMN khusus ekspor sumber daya alam
NASIONAL
BANTUL Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggapan ekonomi Indonesia sedang lesu di tengah maraknya keluhan soal sulitnya l
EKONOMI
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal, mendesak pemerintah Indonesia membawa kasus dugaan penyiksaan terhadap sembilan warga neg
INTERNASIONAL
JAKARTA Majelis Etik Ombudsman RI akan memeriksa Ketua Ombudsman RI nonaktif, Hery Susanto, terkait dugaan pelanggaran kode etik dan kod
NASIONAL